01 October 2020, 13:37 WIB

Negara Buru KKB di Intan Jaya


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KEPOLISIAN diperintahkan untuk memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah membunuh empat orang, dua di antaranya di Intan Jaya. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD menegaskan negara juga akan membentuk tim pencari fakta untuk memastikan insiden ini supaya dapat diusut secara tuntas.

"Atas kejadian itu, pemerintah di lingkungan Kementerian Koordinator Polhukam mengambil dua sikap. Satu penegakan hukum proses yang dilakukan oleh polisi, upaya untuk mengungkap kasus ini akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Mahfud saat memberi keterangan resmi, Kamis (1/10).

Menurut dia, peristiwa pembunuhan di Intan Jaya Papua dilakukan oleh KKB. Tindakan biadab ini menewaskan empat orang yaitu dua anggota TNI, dan dua lainnya warga sipil yang salah satunya berstatus pendeta.

"Jadi polisi diperintahkan untuk terus mengungkap kasus ini secara profesional sesuai hukum berlaku," ujarnya.

Baca juga: Pendekatan Komprehensif Kucilkan KKB Papua

Langkah kedua, lanjut dia, pemerintah akan membentuk tim investigasi gabungan yang bisa lebih objektif menggali kejadian ini. Tujuannya supaya tidak menimbulkan kontroversi.

"Nanti akan melibatkan pejabat terkait dan terbatas juga akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan akademisi. Ini akan segera dibentuk dalam waktu singkat ini untuk menggali fakta-fakta 2 dan melaporkan kepada presiden melalui Menteri Koordinator Polhukam sesuai dengan disposisi yang saya terima dari istana," paparnya.

Mahfud meminta media massa turut membantu pemerintah untuk menyebarluaskan dua langkah tersebut.

"Untuk menyebarkan info secara objektif," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT