01 October 2020, 07:46 WIB

Mendagri Waspadai Kampanye Hitam Saat Pilkada 2020


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan kepada stakeholder terkait agar menekankan kepada pasangan calon (paslon) dan tim sukses agar tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign. Potensi kekerasan juga mesti menjadi kewaspadaan untuk sama-sama mengantisipasinya.

“Aksi kekerasan harus cepat diantisipasi dengan langkah-langkah prokatif untuk merangkul pihak-pihak yang berkontestasi agar mereka melakukan kompetisi secara sehat dan tidak melakukan black campaign atau kampanye-kampanye bohong. Positive campaign itu masih bisa, negative campaign itu biasa, tapi black campaign yang berisi kebohongan itu yang tidak boleh, itu adalah pidana,” tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan secara virtual, melalui keterangan resmi, Kamis (1/10).

Baca juga: KPK Sebut Korupsi Kepala Daerah Biasanya Berkaitan Balas Jasa

Tito mengharapkan masa kampanye dapat berlangsung aman dan lancar seperti pada tahap penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon. Tahapan itu patut diapresiasi karena berjalan baik berkat kerja keras semua yang terlibat.

Di samping itu, Tito mengimbau kepada penyelenggara, masyarakat, dan aparat keamanan supaya bersinergi terus-menerus agar pilkada 2020 bebas dari konflik kekerasan dan covid-19.

“Kita jaga agar pilkada ini aman, lancar, dan dapat menjadi simbol demokrasi hak rakyat untuk memilih pemimpinnya yang dapat memajukan daerah,” pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT