01 October 2020, 07:22 WIB

Meski Kasus Covid-19 Melonjak, India Longgarkan Pembatasan


Nur Aivanni, Faustinus Nua | Internasional

KEMENTERIAN Dalam Negeri India, Rabu (30/9), mengatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan dibuka kembali setelah penguncian wilayah atau lockdown selama berbulan-bulan akibat covid-19.

Hal itu disampaikan bahkan ketika para ahli memperingatkan bahwa negara tersebut sedang menuju menjadi negara paling terinfeksi di dunia.

Sejauh ini, India telah mencatat lebih dari 6,2 juta kasus, nomor dua setelah Amerika Serikat (AS), dan lebih dari 97 ribu kematian.

Baca juga: Covid-19 di Kalangan Muda AS Meningkat 55%

Meski begitu, pemerintah India secara bertahap memulai kembali kegiatan untuk menyelamatkan ekonomi yang terpukul parah akibat lockdown, dengan jutaan orang, terutama orang miskin, kehilangan mata pencaharian mereka.

Kelas untuk siswa berusia 14 hingga 17 tahun diizinkan dilanjutkan di beberapa negara bagian, minggu lalu. Tetapi, pengumuman baru tersebut memengaruhi semua sekolah.

"Untuk pembukaan kembali sekolah dan lembaga pendidikan, pemerintah (negara bagian dan teritori) telah diberi keleluasaan untuk mengambil keputusan setelah 15 Oktober, secara bertingkat," kata kementerian dalam sebuah pernyataan.

Pembelajaran secara daring dan jarak jauh, bunyi pernyataan tersebut, harus didorong dan siswa tidak bisa dipaksa menghadiri kelas.

Institusi pendidikan tinggi tetap tutup, meski beberapa mahasiswa pascasarjana dan penelitian di program sains dan teknologi bisa kembali ke laboratorium.

Sementara itu, bioskop akan diizinkan dibuka kembali dengan kapasitas 50%. Sedangkan kolam renang bisa digunakan untuk latihan olahraga.

Untuk kereta, metro, penerbangan domestik, pasar, dan restoran pun telah dibuka kembali atau dilanjutkan layanannya dengan beberapa batasan. (CNA/OL-1)

BERITA TERKAIT