01 October 2020, 00:45 WIB

Mendirikan Sekolah Alam


MI | Humaniora

PERHATIAN Nur Salim Ridha pada dunia pendidikan sudah ada sejak duduk di bangku kuliah. Ia memandang pendidikan karakter masih sangat minim penerapannya di sekolahsekolah yang ada di Indonesia.

“Sekolah kita ini terlalu banyak pelajaran dan teori, tetapi ilmu yang bisa langsung diaplikasikan di kehidupan siswa-siswanya jarang jadi prioritas. Padahal, itu sangat penting, bagian dari pendidikan karakter,”ujar Ridha.

Lelaki kelahiran Brebes itu mengatakan, masih sangat minim sekolah yang memiliki guru-guru yang mau bertarung dan berjuang memberikan pendidikan karakter, seperti penciptaan kesadaran menjaga lingkungan.

“Karena dari hal kecil saja sudah peduli, apalagi hal besar. Karena dengan hal kecil itu yang justru sanga penting untuk bisa mewujudkan tercapainya pendidikan karakter di Indonesia. Bisa dimulai dari halhal sederhana, seperti sampah,” ujarnya.

Dikatakan Ridha, dari ratusan sekolah yang pernah ia datangi bersama Komunitas RSBS, jumlah sekolah yang telah menerapkan pendidikan karakter masih sangat minim. Umumnya pendidikan karakter hanya diberikan dalam bentuk teori tanpa implementasi.

Kegamangan akan kondisi itu akhirnya membuat Ridha memutuskan untuk mulai mendirikan Sekolah Alam Sukahaji. Terletak di Ciamis, sekolah alam tersebut saat ini terus dikembangkan.

“Jadi, nanti sistem pendidikannya tidak hanya fokus di teori, tapi juga langsung bareng, ada penerapannya,” ujar Ridha.

Karena konsepnya yang menyatu dengan alam, ia mengatakan diharapkan akan lebih mudah menerapkan pendidikan karakter, salah satunya kesadaran akan pelestarian lingkungan pada siswa.

Siswa diajak untuk lebih mengenal berbagai unsur yang ada di alam. Siswa diajarkan berkebun, mengelola sampah, hingga mengenal berbagai hewan dan tumbuhan yang ada di sekitarnya.

“Karena masih baru jadi muridnya juga baru ada 7 orang untuk siswa SD. Insya Allah akan terus dikembangkan lagi,” ujar Ridha. (Pro/M-4)

 

BERITA TERKAIT