01 October 2020, 00:18 WIB

Surabaya Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Habitat Dunia 2020


Insi Nantika Jelita | Nusantara

DALAM naskah Persetujuan Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan Peringatan Hari Habitat Dunia secara Internasional, disepakati Surabaya menjadi tuan rumah. Peringatan puncak acara tersebut diselenggarakan pada 5-6 Oktober 2020.

Kesepakatan tersebut diwakili oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Direktur Eksekutif PBB/UN-Habitat Maimunah Mohd. Sharif pada Selasa (29/9) lalu.

"Saya sangat mendorong untuk setiap peserta atau pemangku kepentingan terkait juga dapat berkontribusi dalam Peringatan Hari Habitat Dunia dimana Indonesia mendapat kesempatan dan kehormatan menjadi tuan rumah pada 2020," ujar Basuki dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (30/9).

Direktur Eksekutif UN-Habitat Maimunah Mohd Sharif berharap Peringatan Hari Habitat Dunia secara Internasional dapat memiliki pengaruh jangka panjang.

Baca juga : Mulai Buka Hari Ini, Tol Manado-Bitung Digratiskan

"Menjamin kesetaraan Pembangunan Permukiman dan Perumahan yang sehat dan layak huni selalu menjadi isu yang penting, bahkan di tengah Pandemi covid-19 isu ini menjadi sangat penting yang menentukan kehidupan kita," tutur Maimunah

Kegiatan peringatan HHD tersebut akan diikuti oleh perwakilan negara-negara, organisasi internasional, lembaga PBB, lembaga non pemerintah. Lalu, petinggi Sekretariat PBB, serta tamu yang diundang oleh PBB dan Pemerintah Republik Indonesia yang disaksikan secara daring dari wilayah masing-masing.

Kegiatan tersebut akan dibuka dengan seremoni Peringatan Hari Habitat Dunia pada 5 Oktober yang diisi dengan tayangan video berupa pesan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Kemudian, dilanjutkan pernyataan resmi dari Direktur Eksekutif UN-Habitat Maimunah Mohd Sharif dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Acara pada hari pertama tersebut juga akan diisi dengan presentasi lima pemenang Scroll of Honours dari Kolumbia, Malaysia, Meksiko, Nepal, dan Uganda. (OL-7)

BERITA TERKAIT