01 October 2020, 07:30 WIB

Populasi Gajah Afrika Terancam Bakteri Beracun


Bagus Pradana | Weekend

PULUHAN gajah ditemukan mati sejak Agustus lalu di Zimbabwe akibat keracunan bakteri. Otoritas Pengelolaan Taman Nasional Zimbabwe mengatakan, sekitar 34 kasus kematian gajah telah ditemukan di sekitar hutan antara Taman Nasional Hwange dan Air Terjun Victoria.

Para petugas taman nasional menduga penyebab utama kematian gajah-gajah ini karena suatu penyakit akibat infeksi bakteri. Dugaan tersebut semakin kuat didukung dengan hasil pemeriksaan post-mortem pada beberapa hewan tersebut. Mereka menemukan gajah-gajah ini mengalami peradangan pada hati dan organ lainnya sebelum mati secara mendadak.

Sebelumnya beredar dugaan yang menyatakan bahwa gajah-gajah ini mati karena perburuan liar, tetapi dugaan tersebut segera dibantah oleh Direktur Jenderal Zimbabwe Parks and Wildlife Management Authority (ZPWMA), Fulton Mangwanya. "Tidak mungkin (peeburuan liar), gajah-gajah ini mati karena infeksi penyakit dan ini akan berdampak serius pada kelangsungan hidup populasi gajah di Zimbabwe," papar Mangwanya, dikutip dari bbc.com, Rabu (30/9).

"Wilayah barat laut Zimbabwe memiliki populasi gajah yang cukup banyak, wabah penyakit ini mungkin merupakan ancaman utama kelangsungan hidup mereka, terutama di musim kemarau. Gajah-gajah akan bersaing untuk mendapatkan air dan sumber makanan," imbuhnya.

Berdasarkan hasil investigasi petugas Taman Nasional Zimbabwe, kematian gajah-gajah tersebut kuat dugaan akibat alga  beracun yang mengandung cyanobacteria yang tidak sengaja tertelan oleh hewan itu saat mereka minum di aliran sungai.

Cyanobacteria adalah bakteri beracun yang dapat muncul secara alami di genangan air atau terkadang muncul di beberapa tumbuhan air yang dikenal sebagai alga biru-hijau.

Para petugas mengaitkan insiden kematian puluhan gajah ini dengan perubahan iklim ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini di Afrika, sehingga pertumbuhan alga menjadi tidak terkontrol.

Zimbabwe dan seputaran kawasan Botswana merupakan rumah bagi sekitar 200.000 populasi gajah Afrika yang terancam punah. Kematian 330 individu gajah mulai dari awal tahun lalu menjadi pukulan berat dalam upaya pelestarian satwa endemik Benua Afrika tersebut. (M-4)

 

BERITA TERKAIT