30 September 2020, 18:49 WIB

Krisis Air Masih Dialami Warga Cilacap


Lilik Darmawan | Nusantara

MESKI telah memasuki masa pancaroba atau peralihan musim kemarau ke penghujan, masih ada sekitar 19 ribu lebih warga atau 5.962 kepala  keluarga (KK) di Cilacap, Jawa Tengah yang mengalami krisis air bersih. Pemkab Cilacap terus melakukan suplai kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy, pihaknya telah mengirimkan puluhan tangki air bersih untuk wilayah-wilayah yang mengalami krisis.

"Mereka yang terdampak berada di 15 desa yang tersebar di sembilan kecamatan  Adipala, Gandrungmangu, Kawunganten, Karangpucung, Jeruklegi, Patimuan, Sidareja, Bantarsari dan Wanareja," jelasnya, Rabu (30/9).

Dijelaskan Tri Komara, dari 15 desa yang mengalami kekeringan, ada 19.825 jiwa atau 5.962 KK yang terdampak. "Sejumlah desa mengalami kekeringan cukup parah seperti Desa Penyarang, Kecamatan Sidareja yang kini telah disuplai empat tangki air bersih dan Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung yang mendapat pasokan tiga tangki air bersih," ujarnya. (R-1)

BERITA TERKAIT