30 September 2020, 18:41 WIB

Langgar Netralitas, Bawaslu Panggil Empat Kades di Klaten


Djoko Sardjono | Nusantara

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memanggil beberapa kepala desa sebagai tidak lanjut laporan masyarakat terkait pelanggaran netralitas dan penggunaan jabatan.

"Pemanggilan itu terkait dengan kegiatan mereka  yang dilaporkan masyarakat ke Bawaslu Kabupaten," kata Kepala Bawaslu Klaten, Arif Fathkurrahman, Rabu (30/9).

Menerut Arif, keempat kepala desa yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait kegiatan mereka tentang netralitas dan penggunaan jabatan dalam pilkada 2020. Setelah diklarifikasi nanti dilihat dari pembuktian yang disampaikan saksi. Proses selanjutnya tergantung hasil klarifikasi yang yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Klaten.

Kepala Desa Semangkak, Ngadiyatno, seusai menjalani klarifikasi di Bawaslu Klaten mengatakan, bahwa pemanggilan dirinya itu terkait dengan pembagian beras PKH, Jumat (25/9). "Saat diklarifikasi, jujur saya sampaikan bahwa dalam pembagian beras PKH tidak ada arahan warga untuk memilih paslon bupati dan wakil bupati  tertentu. Itu tidak ada," tegasnya.

Berbeda dengan Priyadi, Kades Jogosetran, yang dilaporkan ke Bawaslu karena foto dengan simbol tertentu, dan foto saat berada di kediaman salah satu paslon bupati dan wakil bupati. (R-1)

BERITA TERKAIT