30 September 2020, 16:57 WIB

Pasar Tradisional di Palembang Masih Jadi Klaster Covid-19


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH Kota Palembang, Sumatera Selatan meminta kepada semua pengurus di pasar tradisional untuk memperketat protokol kesehatan. Hal itu lantaran pasar tradisional masih menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19.

Diketahui, saat ini di Kota Palembang tercatat ada 3.037 kasus positif Covid-19. Karenanya, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta setiap pengurus pasar tradisional agar meningkatkan protokol kesehatan guna mencegah menyebarnya virus Covid-19 di antara pedagang dan pembeli

"Tadi kita lihat sudah ada tempat cuci tangan di beberapa tempat dan alat pengukur suhu. Namun tetap harus ditingkatkan lagi pelaksanaan protokol kesehatannya. Setiap sudut pasar dan pintu masuk atau keluar harus disertai alat pengukur suhu tubuh dan tempat cuci tangan," ujarnya, Rabu (30/9)

Diakuinya, hal ini untuk mencegah bertambahnya penyebaran virus Covid-19 di Kota Palembang mengingat pasar tradisional adalah salah satu tempat keramaian yang aktif setiap hari.

"Bila ada pembeli atau pedagang yang suhunya tinggi, disuruh pulang saja. Sekarang sudah bisa berbelanja online di pasar-pasar tradisional di Palembang," pungkasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT