30 September 2020, 14:38 WIB

Dokter Tersangka Klinik Aborsi Meninggal Dunia


Rahmatul Fajri | Megapolitan

TERSANGKA kasus klinik aborsi di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, yakni dokter Sarsanto W. Sarsono, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (30/9) pagi.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Sarsanto meninggal di Rumah Sakit Polri Kramat Jati karena terinfeksi covid-19. Namun, Polda Metro Jaya (PMJ) membantah dan menyebut Sarsanto meninggal akibat penyakit bawaan.

"Bukan, tidak ada (meninggal karena korona). Sudah dites covid-19. Dirawat tiga hari yang lalu," jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (30/9).

Baca juga: Polisi Buru Sindikat Calo di Balik Klinik Aborsi

Diketahui, Sarsanto ditangkap lantaran terlibat dalam praktik aborsi ilegal di sebuah klinik yang berlokasi di Jakarta Pusat. Selain Sarsanto, ada dua dokter lainnya yang turut diamankan pada pertengahan Agustus lalu, yakni SS (57) dan TWP (59).

Selain ketiga dokter tersebut, polisi menangkap 14 tersangka lain yang bertugas sebagai perawat dan karyawan. Mereka adalah EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (44), WS (49), CCS (22), HR (23), dan LH (46).

Dari hasil pengungkapan, diketahui klinik di Jalan Raden Saleh sudah beroperasi selama lima tahun. Sepanjang 2019 hingga April 2020, klinik tersebut telah melayani pasien sebanyak 2.368 orang.(OL-11)

BERITA TERKAIT