30 September 2020, 12:34 WIB

Pembangunan Infrastruktur Cegah Banjir Jadi Prioritas


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan meminta adanya sinergisitas dan harmonisasi program, guna percepatan pembangunan infrastruktur di Bangka Belitung, baik untuk sisa tahun ini juga beberapa tahun selanjutnya.

"Saya sampaikan bahwa kita perlu menyamakan persepsi dan merumuskan program prioritas di Provinsi Kepulauan Babel. Sebagai contoh pengerjaan kolong Kace," kata Erzaldi Rabu (30/9).

Pengerjaan kolong Kace harus menyamakan persepsi dengan pemda sehingga pengerjaannya sesuai dengan manfaat yang diharapkan, terutama untuk penyimpanan air.

"Kolong ini juga dimanfaatkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus jadi pusat keramaian. Nantinya, kolong Kace ini terintegrasi dengan kolong Kacang Pedang," imbuhnya.

Ia berharap melalui koordinasi satker Balai Kementerian PUPR se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai perpanjangan tangan Kementerian PUPR di daerah, bisa mendorong percepatan alokasi pembangunan infrastruktur ke Bangka Belitung.

"Melalui konsolidasi ini kita bisa memperoleh solusi untuk menempatkan dana prioritas seperti di satker Sumber Daya Air (SDA) karena setiap tahun jika debit air tinggi, banyak saluran air yang meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik," ungkapnya.

Erzaldi juga menyampaikan kendala terkait pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Babel yakni mengenai desain. Ia menyebutkan, progres terkait dengan pembangunan Trans Bangka yang terlebih dahulu akan dimulai sejauh 34 km termasuk pelaksanaan pembangunan Jembatan Pilang di Belitung.

Pada kesempatan itu Kepala Balai SDA, Panca mengaku pihaknya saat ini akan melakukan proses tender dan pengerjaan fisiknya pada 2020.

"Saat ini kita sedang melakukan pendataan untuk pembuatan Detail Engineering Design (DED). Selanjutnya, program pembangunan fisik tahun 2021 mendatang antara lain pembangunan Pantai Penyak dan Talud di Pantai Samak Kabupaten Belitung, Pantai Mudong Kabupaten Belitung Timur juga Pantai Pesaren Kabupaten Bangka. Kemudian program konservasi kolong yamin di Bangka Selatan dan Kolong Kelubi," kata Panca.

baca juga: Panik Kehilangan Pekerjaan Saat Pandemi, Keponakan Ditikam

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Bangka Belitung (Babel) Rina Kumala Sari menambahkan bahwa pagu untuk tahun 2021 lebih tinggi dari pagu tahun sebelumnya.

"Pagu yang kita peroleh untuk tahun depan ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Untuk  prioritas program kita saat ini penanganan banjir di Jembatan Nibung. Dan itu sudah masuk di program tahun 202," kata Rina.

Selain itu, prioritas selanjutnya yakni pemantapan jalan baik di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Nantinya akan ada penanganan drainase dan pergantian bok serta rehabilitasi dan program berkala jembatan.(OL-3)
 

BERITA TERKAIT