30 September 2020, 11:44 WIB

Pemprov DKI Berupaya Tekan Angka Kematian Covid-19


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menekan angka kematian akibat covid-19. Per 29 September 2020, angka kematian covid-19 di Ibu Kota mencapai 1.718 orang atau bertambah 14 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Angka itu menunjukkan 2,3% kasus covid-19 di Jakarta meninggal dunia. Sementara itu, angka kesembuhan mencapai 80% atau sebanyak 58.865 orang sudah sembuh dari covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza pun menegaskan pihaknya telah mengerahkan sumber daya kesehatan yang mumpuni untuk menekan angka kematian warga akibat covid-19.

Baca juga: Anies Pastikan Isolasi Mandiri Dikerjakan dengan Pengendalian

"Tentu kami akan terus lakukan pencermatan, penelitian. Kita akan tingkatkan, kita perbaiki terus penanganannya supaya angka kematian semakin menurun," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (29/9) malam.

Upaya lainnya adalah dengan melakukan testing dan tracing yang semakin maksimal.

Dengan pemeriksaan covid-19 melalui tes usap yang digencarkan pihaknya akan mampu mendeteksi warga yang terpapar covid-19 lebih cepat sehingga penyebarannya terutama kepada warga kelompok berisiko tinggi kematian bisa dicegah.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Selasa (29/9), mengumumkan beberapa daerah yang sudah mampu menekan angka kematiannya di antaranya DKI Jakarta. Namun, sebanyak empat wilayah di Jakarta memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi yakni lebih dari 100 kematian warga dan masuk ke dalam 20 besar wilayah kota administrasi/kabupaten dengan kematian tertinggi di Indonesia.

Empat wilayah itu adalah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. (OL-1)

BERITA TERKAIT