30 September 2020, 11:31 WIB

Permintaan Minyak Diprediksi Pulih Dua Tahun Lagi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

HARGA minyak dunia memperpanjang penurunannya di bawah US$40 per barel. Ini ditetapkan sebagai kerugian bulanan pertama sejak April.

Dilansir dari Bloomberg, menurut kepala Mercuria Energy Group, konsumsi minyak global dapat pulih dari jatuhnya permintaan dalam waktu sekitar 18 bulan. Sementara Gunvor Group Ltd dan manajer hedge fund Pierre Andurand memperkirakan pemulihan mungkin mendekati dua tahun.

Sementara itu, American Petroleum Institute melaporkan stok minyak mentah AS menurun minggu lalu.

Harga minyak yang menurun karena naiknya kasus virus korona di negara-negara besar. Ini menimbulkan keraguan tentang rebound harga berkelanjutan oleh permintaan pasar.

Pasar juga bersaing dengan meningkatnya pasokan dari Libia ke negara yang tergabung OPEC. Rusia sebagai anggota terbaru grup tersebut kemungkinan akan memberikan suplai sehingga melebihi kuota. (OL-14)

BERITA TERKAIT