30 September 2020, 11:05 WIB

Anies Pastikan Isolasi Mandiri Dikerjakan dengan Pengendalian


Yanti Nainggolan | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pilihan untuk isolasi mandiri pada warga, baik di rumah maupun fasilitas milik Pemprov. Fasilitas kesehatan juga terus ditambah.

"Tapi tidak dikerjakan tanpa pengendalian," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selepas apel Tanggap Bencana Banjir Tahun 2020-2021 di Polda Metro Jaya, Rabu (30/9).

Ia menjelaskan Pemprov DKI tengah berusaha menambah ruang isolasi mandiri bagi warga positif covid-19 tanpa gejala (OTG). Saat ini terdapat RS Darurat Wisma Atlet dan tiga lokasi isolasi tambahan yang sedang disiapkan. Yakni Graha Wisata Taman Mini Indonesia, Jakarta Islamic Centre Koja, dan Graha Wisata Ragunan.

Baca juga: PSBB: 709 Perusahaan Disidak, 123 Perusahaan Ditutup Sementara

Sementara, pasien bergejala sedang atau berat harus ditangani di rumah sakit.

Pemprov DKI sudah menambah jumlah RS rujukan khusus covid-19, yaitu 13 RSUD dan 26 RS swasta. Sebelumnya, sudah ada 67 RS rujukan.

"Intinya bila terpapar harus isolasi secara terkendali," simpul dia.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengharuskan pasien terjangkit covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) dirawat. Sebanyak 18 hotel disiapkan untuk isolasi mandiri.

"Estimasinya (tampung) 2.000 orang," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani, saat dikonfirmasi, Selasa (29/9). (OL-1)

BERITA TERKAIT