30 September 2020, 10:20 WIB

Mentan SYL Lepas Ekspor Produk Olahan Kelapa ke Eropa


mediaindonesia.com | Ekonomi

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL mengatakan, dalam lima tahun ke depan diharapkan peningkatan ekspor pertanian sebanyak tiga kali lipat itu bisa tercapai.

“Berdasarkan data kami, 544 kabupaten/kota sudah teridentifikasi memiliki potensi untuk ekspor,” ujarnya saat pelepasan ekspor di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam, Kepulauan Riau, Sabtu (26/9).

Mentan SYL mengungkapkan, Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki program strategis Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Melalui program ini, sektor pertanian diharapkan menjadi penopang kemajuan ekonomi.

Mentan menyebutkan, pada periode Januari – Agustus 2020, ekspor pertanian Indonesia meningkat 8,82% dengan nilai ekspor mencapai Rp258 triliun. Peningkatan nilai ekspor turut disumbang sejumlah komoditas unggulan, termasuk perkebunan.

Sedangkan pada pelepasan ekspor saat ini, kata Mentan, produk yang diekspor antara lain produk olahan kelapa, yaitu santan kelapa dengan tujuan Jerman sebanyak 70 ribu kilogram (Kg) senilai Rp 1,6 miliar, bubuk kelapa dengan tujuan India sebesar 108 ribu kg senilai Rp 1,2 miliar.

Selain itu, menurut Mentan, produk perkebunan yang diekspor yakni arang dikirim ke Malaysia bervolume 7 ribu Kg senilai Rp 49 juta. Sedangkan karet diekspor ke Tiongkok, Uni Emirat Arab, Kanada, Jepang, Turki, dan Amerika Serikat dengan volume sebesar 2 juta Kg senilai Rp 35,27 miliar

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan.

“Minyak VCO (virgin coconut oil) bisa meningkatkan imunitas tubuh manusia. Sehingga dalam kondisi pandemi sekarang, permintaannya juga meningkat,” ujar Airlangga.

Dalam pelepasan ekspor ini turut hadir Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (OL-09)

 

BERITA TERKAIT