30 September 2020, 09:33 WIB

Mourinho Pecah Telur Lawan Lampard


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan para pemainnya saat mengalahkan Chelsea di laga Piala Liga Inggris 2020-2021. Tottenham melaju ke babak berikutnya usai menang adu penalti dengan skor 5-4.

Hasil itu juga menjadikan kemenangan pertama Mourinho dari pelatih Chelsea Frank Lampard selama karier kepelatihannya.

Sejak Lampard menjadi manajer the Blues, Mei 2018, Mourinho sudah tiga kali menghadapinya Hasilnya, The Special One belum penah memetik kemenangan.

Baca juga: Adu Penalti, Spurs Sisihkan Chelsea dari Piala Liga

Pelatih asal Portugal itu mengatakan perjuangan para pemainnya sudah sangat maksimal dan berhak atas hasil ini.

“Kami menunjukkan daya juang hingga akhir, seperti saya katakan. Saya memberi tahu para pemain sebelum adu penalti bahwa mereka luar biasa di babak kedua, kami membuat Chelsea terlihat biasa. Tim menunggu saat yang tepat,” ujar Mourinho.

Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, tim tuan rumah tertinggal lebih dulu sejak babak pertama setelah Chelsea mencetak gol lewat aksi Timo Werner. Spurs baru bisa menyamakan kedudukan lewat gol Erik Lamela di menit-menit akhir pertandingan.

Dalam drama adu penalti, Spurs berhasil keluar sebagai pemenang. Kegagalan Masoun Mount sebagai penendang penalti terakhir The Blues membuat tersingkir dengan skor 4-5.

“Saya harus memikirkan tiga pertandingan pada saat yang sama tetapi para pemanfin hanya memikirkan pertandingan ini, mereka fenomenal,” kata Mourinho.

Sementara itu, Lampard menilai perubahan gaya bermain pada babak kedua menjadi salah satu penyebab timnya kalah. Namun, secara keseluruhan dia cukup puas dengan performa Werner dan kawan-kawan.

“Kami mendominasi babak pertama tapi permainan mulai berubah. Saya merasa senang dengan hal itu,” kata Lampard.

“Mereka bermain bola panjang di babak kedua, melewati tekanan yang kami lakukan. Ini soal perubahan taktik yang mereka buat. Kami juga bereaksi dengan baik setelah itu,” lanjut Lampard. (BBC/OL-1)

BERITA TERKAIT