30 September 2020, 07:40 WIB

Belasan Desa di Klaten Alami Krisis Air Bersih


Djoko Sardjono | Nusantara

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Jawa Tengah menggelontorkan air bersih total sebanyak 443 tangki atau setara 2.215.000 liter untuk membantu warga 16 desa di lima kecamatan yang kini dilanda kekeringan akibat kemarau.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Klaten, Yuwana Haris mengungkapkan bahwa sementara pengiriman bantuan air  diprioritaskan untuk bak penampungan umum, serta tempat ibadah (masjid), dan warga penyandang disabilitas. Krisis air bersih kini dialami warga Desa Kendalsari, Sidorejo, Tlogowatu, Tangkil, dan Tegalmulyo di Kecamatan Kemalang. Kemudian, warga Desa Jarum, Gunung Gajah, Krikilan, Wiro, Krakitan, Ngerangan, dan Jambakan di Kecamatan Bayat.

"Desa lainnya yang mulai kekeringan dan sudah mendapat bantuan air bersih, yaitu Desa Bandungan dan Temuireng di Kecamatan Jatinom,Desa Gaden di Kecamatan Trucuk, dan Desa Kanoman di Kecamatan Karangnongko," kata Yuwana Haris, Selasa (29/9).

baca juga: Ketersediaan Air Bersih Nasional Memprihatinkan

Untuk penanganan daerah kekeringan, BPBD Klaten 2020 menyiapkan anggaran Rp242,95 juta untuk kegiatan dropping air bersih 1.000 tangki. Hingga saat ini telah terdistribusi 443 tangki untuk membantu 16 desa terdampak kemarau tersebut. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT