30 September 2020, 07:32 WIB

Jenazah Wanita Dimandikan Petugas Pria, RSUD Djasamen Minta Maaf


Apul Iskandar | Nusantara

MANAJEMEN Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih Pematangsiantar memohon maaf telah terjadinya tindakan yang tidak sesuai Syariat Islam terhadap jenazah wanita, pasien suspect Covid-19 beberapa waktu lalu. Pasalnya jenazah tersebut dimandikan oleh petugas pria. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, sekaligus Plt Direktur RSUD dr Djasamen Saragih, dr Ronald Saragih, Selasa (29/9).

Permohonan maaf disampaikan Ronald setelah menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) dan PD Alwashliyah Pematangsiantar, Senin (28/9). Kedatangan dua organisasi masyarakat tersebut untuk menyampaikan pernyataan sikap mereka atas kejadian yang menimpa warga Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun di ruang pemulasaran jenazah RSUD Djasamen Saragih.

baca juga: 436 Pelamar Ikut Ujian Penerimaan Nakes Kontrak Pekanbaru

Ronald mengaku pihak RSUD Djasamen Saragih telah melakukan kelalaian dalam tata cara perlakuan terhadap jenazah. Yakni jenazah wanita diurus oleh petugas pria.

"Kita atas nama RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar memohon maaf kepada keluarga almarhumah, warga Siantar dan Simalungun, serta seluruh umat Muslim atas kelalaian ini. Ke depannya, kami berusaha tidak mengulangi kelalaian ini," kata dr Ronald.

Ia menambahkan secara pribadi dan atas nama Direktur RSUD dr Djasamen Saragih sangat menyesalkan kejadian tersebut.

"Sekali lagi, saya mohon sebesar-besarnya," pinta dr Ronald. (OL-3)

BERITA TERKAIT