30 September 2020, 07:22 WIB

Delapan Kontrak Gas masih Mahal akibat Toll Fee


mediaindonesia.com | Ekonomi

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di atas US$6 per MMBTU (million british thermal units). Hal ini terdapat pada delapan kontrak.

"Kontrak gas di atas level US$6 per MMBTU itu karena toll fee yang relatif cukup tinggi," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Selasa (29/9).

Ia mengemukakan bahwa terdapat delapan kontrak PJBG di atas US$6 per MMBTU, yakni PT Pupuk Iskandar Muda dengan Pertagas Niaga dalam kontrak jual beli gas 54 MMSCFD dengan harga US$6,61 per MMBTU. "Harga hulu US$6,56 per MMBTU ditambah toll fee sebesar US$0,05 per MSCF," paparnya.

Kemudian, lanjut dia, PT Pupuk Sriwijaya Palembang dengan Tropic Energi Pandan dengan total volume 10 MMSCFD seharga US$6,04 per MMBTU. "Harga harga gas hulu US$5,57 per MMBTU ditambah tarif toll fee sebesar US$0,48 per MSCF," katanya.

Selain itu, kata dia, PT Pupuk Petrokimia Gresik (PKG) dengan lima produsen gas yang juga di atas US$6 per MMBTU yakni Kangenan Energi Indonesia Blok TSB dengan volume 78 MMSCFD seharga US$6,05 per MMBTU. Harga hulu US$5,50 per MMBTU ditambah tarif toll fee sebesar US$ 0,55 per MMSCF.

PKG dengan Husky CNOOC Madura Ltd Blok BD memiliki total volume 30 MMSCFD seharga US$6,77per MMBTU. Harga hulu US$6 per MMBTU ditambah tarif toll fee US$0,77 per MSCF.

PKG-Kangean Energi Indonesia Blok Pagerungan memiliki volume 6 MMSCFD dengan harga US$6,05. Harga hulu US$0,55 per MMBTU ditambah tarif toll fee US$0,55 per MSCF.

Lalu Husky CNOOC Madura Ltd Blok MDA-MBH dengan volume 80 MMSCFD pada harga US$6,40 per MMBTU dan US$6,05 per MMBTU yang akan mengalir pada 2022. Rinciannya, pada 2022 harga hulu US$5,85 per MMBTU ditambah toll fee sebesar US$0,55 per MSCF. Pada 2023-2024 harga hulu menjadi US$5,50 ditambah toll fee US$0,55 per MSCF.

PKG-Husky CNOOC Madura Ltd Blok MAC dengan volume 15 MMSCFD pada harga US$6,05 per MMBTU. Harga hulu US$5,50 per MMBTU dan tarif toll fee US$0,55 per MSCF yang juga akan mengalir pada 2022.

PT Pupuk Kalimantan Timur dan Mubadala (PKT-5) dengan volume 85 MMSCFD seharga US$6,02 per MMBTU. Harga hulu US$5,90 per MMBTU ditambah tarif toll fee US$0,12 per MSCF.

Bakir mengatakan penurunan harga gas menjadi US$6 per MMBTU menghasilkan penghematan subsidi. Ini pun menghasilkan dampak berantai kenaikan terhadap PPH badan dan dividen dari Grup Pupuk Indonesia. Hal tersebut juga menjadi tambahan keuntungan untuk pemerintah.

"Penghematan subsidi pupuk yang diperoleh kuran lebih Rp1,4 triliun per tahun," paparnya. Ia menambahkan penurunan harga gas juga dapat meningkatkan daya saing dari produk yang dihasilkan sehingga dapat bersaing dengan impor dan mengurangi defisit neraca perdagangan. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT