29 September 2020, 23:40 WIB

AWR Pandanwangi Lumajang Direncanakan Jadi Wisata Militer


mediaindonesia.com | Nusantara

BUPATI Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan ada rencana dari pihaknya untuk menjadikan Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi di Desa Pandanwangi sebagai tempat wisata militer atau military tourism.

Thoriqul mengatakan lokasi tersebut sudah dijadikan tempat berlatih tempur TNI, baik TNI Angkatan Darat (AD) maupun Angkatan Udara (AU). Pun setiap tahun juga dilaksanakan kegiatan latihan tempur AU, seperti Sikatan Daya dan Angkasa Yudha.

"Latihan itu menguji keterampilan TNI AU terhadap alat utama sistem senajata (alutsista) yang telah dimiliki, dan bagi saya sayang kalau tidak diketahui masyarakat terkait kekuatan TNI AU," kata Thoriqul di Lumajang, Selasa (29/9).

Menurut dia, minat masyarakat yang ikut menyaksikan Latihan Manuver Lapangan Sikatan Daya Koops Angkatan Udara 2020 cukup tinggi, sehingga Pemkab Lumajang telah berkoordinasi dengan pihak TNI terkait fasilitas perangkat teknis, seperti tribun/panggung permanen yang representatif.

"Masyarakat mendapatkan tempat untuk melihat latihan tempur dengan aman dan nyaman, sehingga bisa dijadikan military tourism di Lumajang," tuturnya.

Baca juga: Menhan Sambangi Wapres Bahas Pangan dan Alutsista

Ia menjelaskan Pemkab Lumajang diminta untuk berkoordinasi dengan Danlanud Abdulrahman Saleh soal fasilitas tempat maupun akses yang representatif untuk masyarakat.

Sementara itu, ide Pemkab Lumajang dinilai sangat bagus oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo terkait perencanaan AWR Pandanwangi sebagai tempat military tourism.

"Kami minta Pemkab Lumajang untuk berkoordinasi dengan Danlanud Abdulrahman Saleh terkait perencanaan fasilitas teknis," ujar Marsekal Fadjar.

Puluhan pesawat tempur beratraksi di atas langit Kabupaten Lumajang dan melakukan latihan manuver serangan ke sasaran yang merupakan simulasi perebutan markas para prajurit di lapangan di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Latihan tempur dilaksanakan selama empat hari sejak Sabtu (26/9) hingga Rabu (30/9), namun pada puncak latihan yang digelar pada Selasa yang dihadiri oleh Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Latihan tempur bertajuk Air Show Sikatan Daya 2020 ini melibatkan 198 personel dari Koopsau II, kemudian pesawat tempur yang diterjunkan oleh Koops AU II ini terdiri dari delapan pesawat Tucano EMB-314, satu pesawat C (Cassa) 212.

Kemudian lima pesawat Hercules -130, tiga pesawat helikopter SA-330/NAS -332/EC-120 B, satu pesawat KC-130, empat pesawat T.50 Golden Eagle, delapan pesawat F-16, enam pesawat Sukhoi 27/30, empat pesawat Sukhoi 27/30, dan sebuah pesawat Boeing 737.(Ant/OL-5)

BERITA TERKAIT