29 September 2020, 23:20 WIB

Pekanbaru Berlakukan PSBM di Empat Kecamatan


mediaindonesia.com | Nusantara

WALI Kota Pekanbaru Firdaus MT menyampaikan perluasan jangkauan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Awalnya hanya satu kecamatan, kini menjadi empat. Hal itu dikarenakan rendahnya kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai covid-19.

"Dari hasil rapat evaluasi, kami berkesimpulan PSBM di Kecamatan Tampan kita lanjutkan untuk tahap II mulai besok hingga 14 hari ke depan," kata Firdaus MT di Pekanbaru, Selasa (29/9).

Tiga kecamatan lain yang juga melaksanakan PSBM adalah Marpoyan Damai, Bukit Raya dan Payung Sekaki.

Firdaus mengatakan hasil evaluasi PSBM tahap pertama bagi Kecamatan Tampan diperoleh laporan masih banyak perilaku warga yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga tim Satgas Covid-19 melakukan perpanjangan PSBM.

"Tergambar secara nyata walaupun kita sudah enam bulan dalam pandemi covid-19 tingkat kepeduliannya masih sangat rendah," ujarnya.

Firdaus bahkan mengungkap angka penyebaran covid-19 di Kecamatan Tampan lebih dari 250 kasus dalam 13 hari terakhir.

"Walau secara umum penyebarannya sudah turun namun belum sesuai yang diharapkan," imbuhnya.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, Pekanbaru Siap Berlakukan PSBB Mikro

Karena itu, Wali Kota senantiasa mengajak masyarakat yang berada di zona merah covid-19, khususnya di empat lokasi PSBM yaitu Tampan, Marpoyan Damai, Bukit Raya dan Payung Sekaki agar mematuhi protokol kesehatan.

Ia pun meminta masyarakat saling mendukung, memegang peran masing-masing, sementara yang menjadi tanggung jawab pemerintah 3T yakni tes kontak maupun tes massal, treatment (perawatan) dan tracing (penelusuran).

Sementara masyarakat juga wajib menerapkan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Hingga Selasa (29/9) malam, data kasus konfirmasi covid-19 di Ibu Kota Provinsi Riau ini sebanyak 3.426 dengan rincian 1.213 pasien menjalani isolasi, 599 orang dirawat, 1.537 dinyatakan sembuh dan 77 warga meninggal dunia.(Ant/OL-5)

BERITA TERKAIT