29 September 2020, 19:53 WIB

Kemenaker : 10 Juta Karyawan Telah Terima Subsidi Upah


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menyalurkan bantuan subsidi upah kepada 10.180.341 penerima per 28 September. Angka tersebut sebesar 87,35 persen dari total penerima 11,6 juta orang. Penyalurannya pun sudah memasuki tahap keempat.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjabarkan, penyaluran subsidi upah tahap I telah mencapai 2.484.429 penerima atau 99,38%. Lalu tahap II mencapai 2.981.602 penerima atau 99,39%. Tahap III mencapai 3.476.123 penerima atau 99,32% dan tahap IV mencapai 1.238.187 penerima atau 46,65%.

"Penyaluran bantuan subsidi upah bagi para pekerja ini berjalan dengan baik," kata Ida dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (29/9).

Namun begitu, Ida mengakui masih ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji/upah. Di antaranya adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, dan dibekukan. Selain itu, kendala lainnya adanya rekening yang tidak sesuai dengan NIK dan rekening tidak terdaftar.

Baca juga : Tingkat Kemiskinan Ekstrem Indonesia Diperkirakan Meningkat

Ia mendorong pekerja yang sesuai kriteria penerima subsidi namun belum mendapatkan subsidi upah, agar berkomunikasi dengan pemberi kerja.

"Khususnya terkait data rekening para pekerja, guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening bank ke BPJS Ketenagakerjaan," kata Menaker Ida.

Program subsidi upah, ungkapnya, merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Ida berharap pekerja/buruh yang mendapatkan subsidi ini digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT