29 September 2020, 19:23 WIB

Intelijen Kejagung Kembali Tangkapi Buronan Terpidana


Aries Wijaksena | Politik dan Hukum

TIM Intelijen Kejaksaan Agung kembali menangkapi buronan yang sudah berstatus terpidana. Selasa (29/9) ada dua buronan yang ditangkap di lokasi terpisah.

Jaksa Agung Muda Intelijen Sunarta mengatakan buronan pertama bernama Anita Mardalena, 37 yang ditangkap di  di Jalan Jati Koto Panjang No 7, Kecamatan Padang Timur, Padang, Sumatera Barat.

Sunarta mengatakan Anita merupakan buronan Kejakaaan Tinggi Sumatera Barat karena terbukti melakukan tindak pidana penipuan berdasarkan putusan MA Nomor 991 K/Pid/2018 tanggal 21 November 2018.

"Ia divonis penjara satu tahun enam bulan," katanya.

Lalu Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama dengan Tim Intelijen Kejati Sulbar dan Tim Intelijen Kejari Polewali berhasil menangkap Ruspahri, 35, yang menjadi buronan terpidana kasus korupsi.

Ruspahri ditangkap di Pulau Kerayaan, Kecamatan Pulau Laut, Kotabaru. Kalimantan Selatan.

Sunarta menerangkan Ruspahri divonis melalui putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mamuju No. 13/PID.Sus-TPK/2018/PN Mam tanggal 12 Desember 2018.

"Ruspahri yang disidangkan secara In Absensia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan kerugian negara Rp270.250.000," katanya.

Akibat perbuatannya Ruspahri divonis penjara 4 tahun dan denda sebesar Rp50 juta subsider enam bulan pidana kurungan. (J-1)

 

BERITA TERKAIT