29 September 2020, 19:35 WIB

Sulteng Buka Rumah Sakit Darurat untuk Pasien Covid-19


M Taufan SP Bustan | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, kembali membuka rumah sakit darurat untuk pasien positif Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi kekurangan ruang perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan.  

Plt Kadis Kesehatan Sulteng, Jumriani mengatakan,pihaknya bersama instansi terkait telah mengecek kesiapan Asrama Diklat BPSDM Sulteng, untuk dijadikan rumah sakit darurat. Menurutnya, dari hasil pengecekan di asrama tersebut memiliki 100 kamar dan 200 tempat tidur.  

"Untuk sarana dan prasarananya setara dengan hotel bintang tiga. Layak untuk rumah sakit darurat pasien covid-19," terang Jumriani, Selasa (29/9).

Pemprov Sulteng, lanjutnya, sangat bersyukur sudah dapat mengantisipasi ketersediaan rumah sakit darurat untuk pasien korona. "Rumah sakit darurat itu nantinya didukung dengan tenaga perawat dan dokter dari sejumlah rumah sakit yang ada di Palu," imbuh Jumriani.  

Di sisi lain, Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengatakan melihat lonjakan penambahan kasus positif korona di Sulteng setiap harinya,  pembukaan rumah sakit darurat untuk pasien korona sangat mendesak.

"Saya sudah perintahkan ke ibu Kadis Kesehatan untuk menyiapkan segala kebutuhan di rumah sakit darurat tersebut. Seperti penugasan tenaga kesehatan. Dan insya Allah 5 Oktober sudah mulai bisa digunakan," tandasnya.  

Hingga saat ini jumlah kasus positif korona di Sulteng berjumlah 393 orang setelah ada penambahan kasus baru sebanyak enam orang. 250 orang di antaranya sembuh dan 15 orang meninggal dunia. (R-1)

BERITA TERKAIT