29 September 2020, 19:20 WIB

Bawaslu NTT Temukan Puluhan Pelanggaran Netralitas ASN


Palce Amalo | Nusantara

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan puluhan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) selama kampanye pilkada. Anggota Bawaslu NTT Yemris Fointuna mengatakan pelanggaran tersebut  ditemukan di enam kabupaten yakni Manggarai, Malaka, Timor Tengah Utara, Belu, Sumba Barat dan Sumba Timur.

Di antaranya 50 pelanggaran di Sumba Timur telah diproses oleh bawaslu setempat. "Kami rekomendasikan untuk diproses mereka terlibat politik praktis," kata Yemris di Kupang, Selasa (29/9).

ASN tersebut diketahui terlibat membantu calon kepala daerah yang  melakukan kampanye. "Kami berharap ASN netral, tidak berpihak dan melakukan pelanggaran seperti menjadi tim sukses calon kepala daerah atau tim kampanye," ujarya.

Sebelumnya selama pendaftaran pilkada, Bawaslu juga menemukan sejumlah pelanggaran antara para calon tidak menerapkan protokol kesehatan karena membawa banyak massa ke KPU.

Sesuai data Bawaslu, pelanggaran terbanyak di Sumba Timur dan Manggarai masing-masing 12 pelanggaran, Malaka dan Sumba Barat masing-masing empat pelanggaran, Belu tiga pelanggaran dan Ngada satu pelanggaran. Di antara  pelanggaran tersebut ada yang diteruskan ke komisi aparatur sipil negara  (KASN), Polri, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan KPU. (R-1)

BERITA TERKAIT