29 September 2020, 17:38 WIB

Rubasa, Solusi Atasi Kendala Belajar Daring Siswa


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH Kota Palembang, Sumatera Selatan menggandeng komunitas Mata Kita Sumatra Selatan untuk memfasilitasi generasi milenial di masa pandemi. Diantaranya, dengan melaunching program Ruang Belajar Bersama (Rubasa) untuk mempermudah proses belajar di rumah.

Dengan konsep memberikan kemudahan dalam memperoleh wifi gratis, sekelompok anak muda yang berkontribusi mencerdaskan generasi penerus bangsa ini secara langsung mengajak komunitas serta donatur untuk membantu pelajar menimba ilmu di situasi belajar di rumah.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, mengatakan Pemkot Palembang menyambut baik sekali atas gerakan dari komunitas yang berisikan anak muda ini memberikan kontribusinya dalam mempermudah pelajar menimba ilmu saat belajar dirumah.

"Dari hal ini juga, Pemkot melalui Dinas Pendidikan juga secepatnya akan meresmikan pemberian internet gratis di setiap kecamatan, di program yang sudah kita launching ini telah memberikan ruang belajar juga seperti yang kita lihat di Kecamatan Sematang Borang," jelas Ratu Dewa, saat membuka ruang belajar bersama komunitas Mata Kita Sumsel di Kantor Camat Sematang Borang, Selasa (29/9).

Melalui program ini, pihaknya mengharapkan masyarakat dan camat setempat bisa mempertahankan semua yang telah diberikan melalui kerja sama tersebut.

"Tentunya dalam mendukung program belajar online, saya memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas tersebut yang sepenuhnya telah bekerja dalam membantu proses belajar dirumah yang saat ini ditempuh siswa-siswi. Dalam hal ini juga saya menganjurkan kepada masyarakat setempat untuk terus mentaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah," tambahnya.

Ketua Komunitas Mata Kita Sumatra Selatan, Dwiki Adi Putra menambahkan tujuan program ini adalah memperlancar semua akses belajar mengajar khususnya bagi siswa yang kesulitan memperoleh wifi gratis.

"Kami mengharapkan dengan adanya kerjasama ini semua pelajar yang berdomisili di Semabor bisa memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan. Tentunya dengan kapasitas internet yang bisa dijangkau sejauh satu kilometer radiusnya bisa menjawab semua kekuatiran pelajar dalam menempuh belajar di rumah," pungkasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT