29 September 2020, 15:30 WIB

Andalan Lakers dan Heat Bersiap untuk Final NBA


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Pebasket Los Angeles Lakers, LeBron James akan melakoni tantangan terakhir untuk merebut Juara Liga NBA pada hari Rabu, (30/9) waktu setempat. Melawan Miami Heat pada babak final NBA di Advent Health Arena, Florida, pertandingan ini merupakan penampilan ke-10 dari James di final NBA sepanjang kariernya.

Meninggalkan Cleveland Cavaliers untuk bergabung dengan Lakers pada 2018 lalu, kehadiranya berhasil menjadikan Lakers sebagai salah satu tim bola basket terkuat di Amerika Serikat. "Inilah tujuan saya datang ke sini (Lakers)," ucap James.

"Saya mendengar semua percakapan dan yang dikatakan orang-orang tentang mengapa saya memutuskan untuk datang ke LA, dan mereka mengatakan saya ke LA bukan untuk bola basket," tuturnya.

Baca juga: Turnamen Seri Asia Mundur, Indonesia Masters Terancam Batal

"Semua percakapan itu, hanya sebuah penentang untuk saya. Tapi itu tidak pernah menghentikan perjalanan saya dan tidak pernah menghentikan tujuan saya," tegasnya.

Perjalanan Lakers menuju final NBA bukan hal yang mudah dan sempat diwarnai tragedi pada bulan Januari lalu, dimana tim berduka setelah kepergian sang legenda Kobe Bryant dalam kecelakaan helikopter.

"Setiap kalian memaikai ungu dan emas (seragam Lakers), anda memikirkan tentang warisannya," kata James. "Anda pikirkan tentang dia dan tentang apa yang dia perjuangkan baik di lapangan maupun di luar lapangan," sambungnya.

Tekad untuk menghormati Bryant telah mendorong Lakers melaju keputaran final tahun ini.

Sementara itu, sang penantang Lakers, Miami Heat mengungkapkan salah satu cara untuk menang sebagai juara NBA ialah dengan melakukan pertandingan melawan Lakers. "Kunci utama dan sudah seperti ini sejak lama, jika anda ingin menang, anda harus melalui tim yang dipimpin LeBron James," kata pebasket Heat, Butler. "Itulah yang biasanya terjadi," sebutnya.

Karenanya, Butler menyebutkan ia akan bermain dengan fokus dan menjalankan pertandingan dengan permainan yang agresif.

"Itulah yang harus kami fokuskan. Jelas Anda tidak bisa fokus hanya padanya (James) karena Lakers memiliki begitu banyak pemain yang sangat bagus, tetapi Anda akan mendapatkan ujian yang sama berulang kali sampai Anda lulus, dan itu tesnya adalah LeBron James," jelasnya

"Kami hanya harus bermain agresif, kami harus bermain dengan sempurna, karena mereka tim yang sangat bagus. Mereka melakukan banyak hal dengan baik. Jelas Anda tahu kekuatan bintang yang mereka miliki," tukasnya. (AFP/H-3)

BERITA TERKAIT