29 September 2020, 14:54 WIB

Tegas Hadapi PM Vanuatu, DPR Apresiasi Sikap Diplomat RI


M. Iqbal Al Machmudi | Internasional

KOMISI I DPR RI mengapresiasi perwakilan Indonesia dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni Silvany Austin Pasaribu.

Sebab, Silvany telah melawan dan mengkritik pernyataan Perdana Menteri (PM) Vanuatu Bob Loughman tentang isu hak asasi manusia (HAM) di Papua dalam forum internasional tersebut.

"Pernyataan Diplomat Silvany Austin ini mewakili perasaan dan sikap masyarakat Indonesia," ujar anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal dalam keterangan resmi, Selasa (29/9).

Baca juga: Indonesia Bantah Tuduhan Vanuatu di Dewan HAM PBB

Anggota Fraksi PPP itu mengkritik pernyataan PM Vanuatu mengenai Papua. Menurutnya, PM Vanuatu telah mengeluarkan fitnah dan menghasut negara lain terkait persoalan di Papua.

"Pernyataan Bob Loughman itu sebuah fitnah terhadap Indonesia. Jangan menghasut, apalagi di tengah banyaknya kematian akibat covid-19. Jumlah kematian global sudah melampaui 1 juta orang," imbuh Iqbal.

Majelis Umum PBB melalui resolusi XXIV telah mengukuhkan Papua sebagai bagian penting dari NKRI. Oleh karena itu, negara lain harus menghormati keputusan itu, termasuk Vanuatu.

Baca juga: Silvany Austin Pasaribu Permalukan PM Vanuatu

Terlebih, sudah ada kesepakatan seluruh anggota PBB untuk menjaga stabilitas dan menciptakan perdamaian dunia.

"Kami mendorong Kemenlu RI untuk meminta PBB menegur dan memberikan sanki tegas kepada negara Vanuatu," pungkasnya.

"Sanksinya, Vanuatu bisa tidak mendapatkan panggung internasional, atau sanksi tegas yang lain. Setiap tahun, negara ini menghasut negara anggota PBB terkait Papua," tutup Iqbal.(OL-11)

BERITA TERKAIT