29 September 2020, 11:35 WIB

48 Orang yang Kontak dengan Menag Dinyatakan Negatif Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu, M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penelusuran kontak (contact tracing) terhadap orang-orang yang sempat berinteraksi dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang dinyatakan positif covid-19 pada 17 September 2020 lalu.

"Kita sudah melakukan tracing. Total ada 48 orang yang dinilai pernah berinteraksi dengan Menag. Mereka sudah dites swab dan hasilnya negatif," kata Jubir Kemenag Oman Fathurrahman dalam pernyataan resmi, Selasa (29/9).

Oman mengungkapkan, selain anggota keluarga, jajaran pimpinan Kemenag, termasuk Wamenag, Staf Ahli dan Staf Khusus, sejumlah Dirjen dan Direktur, Sekretaris Menteri, serta tim protokol dan humas yang mengikuti kegiatan Menag juga menjalani tes swab.

Baca juga: Intervensi Skala Mikro Berulang Diyakini Lebih Efektif

Tracing dan swab tes juga dilakukan pada sejumlah pejabat Kanwil Kemenag NTB dan UIN Mataram, sebab Menag sempat berkunjung ke Nusa Tenggara Barat sebelum dinyatakan positif covid-19.

"Ada 16 orang hasil tracing. Semua sudah dilakukan tes swab dan hasilnya negatif," imbuhnya.

Selain itu, mekanisme tracing juga dilakukan secara mandiri oleh para pihak yang melakukan kontak dengan Menag selama kunjungan kerja di NTB, seperti Gubernur NTB dan Tuan Guru Turmudzi yang juga dinyatakan negatif.

Sampai saat ini Menag masih menjalani proses perawatan dan isolasi di rumah sakit. Proses isolasi sudah berjalan 12 hari sejak 17 September lalu.

Staf Khusus Menag Kevin Haikal mengatakan kondisi kesehatan Menag stabil. Hingga saat ini, tidak ada keluhan berat yang dirasakan oleh Menag.

"Kondisinya masih stabil. Proses isolasi dan perawatan masih berlanjut di rumah sakit. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar Menag segera sembuh dan negatif covid," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT