29 September 2020, 11:11 WIB

Khofifah Tekankan Pentingnya Legalitas Kepemilikan Lahan


RO/Micom | Nusantara

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya program legalitas kepemilikan tanah, khususnya dalam akselerasi percepatan melalui program Trijuang untuk dilakukan hingga ke pelosok daerah.

Program Trijuang itu diluncurkan Khofifah bersama Menteri ATR RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (25/9) lalu,

Bersama Kepala Kanwil BPN Jatim Jonahar, Khofifah turun langsung ke Dusun Biru, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Senin (28/9) siang, guna memastikan jalannya program Trijuang.  

Khofifah menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada sepuluh orang warga di Kabupaten Pasuruan baik itu berupa tanah sawah, perkebunan, hingga rumah hunian.

Khofifah menjelaskan pada program Trijuang ada tiga elemen yaitu Kepala Desa, Kepala Kantor Pertanahan, dan Kepala Daerah yang bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat dan perangkat daerah untuk menata administrasi bidang pertanahan menjadi lebih terintegrasi dan cepat.

"Ini momentum yang tepat untuk menata admistriasi pertanahan di wilayah berbasis desa, jangan sampai ada lahan dan datanya tidak sama atau tidak tercatat," tutur Khofifah.

Tak hanya itu, Khofifah menyampaikan pesan khusus kepada para kepala desa untuk memastikan setiap fasilitas umum di wilayahnya seperti mushalla hingga madrasah bisa tersertifikat.

"Saya minta tolong, misal ada mushola, masjid dan tempat ibadah lainnya,  madrasah yg belum ada sertifikatnya tolong untuk dikoordinasikan dengan kepala kantor pertanahan dan kepala daerah," kata Khofifah.

Bersama ketiga elemen ini, dirinya kembali meyakinkan masyarakat untuk terus membangun kebersamaan demi Jawa Timur yang lebih maju dengan lahan tersertifikat lebih lengkap dan cepat.

"Inilah format kebersamaan kita supaya kita menjadi satu kesatuan untuk maju, sehat dan sejahtera," tuturnya kembali. (J-1)

 

BERITA TERKAIT