29 September 2020, 08:08 WIB

Harga Emas Naik akibat Harga Dolar AS Jatuh


mediaindonesia.com | Ekonomi

HARGA emas berjangka naik pada akhir perdagangan, Senin (28/9) atau Selasa (29/9) pagi WIB, menutupi kerugian sebelumnya. Ini karena dolar AS tergelincir dari posisi tertinggi dua bulan menjelang debat calon presiden AS pada minggu ini.
 
Namun, rebound di pasar saham membatasi kenaikan harga emas tersebut. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik US$16 atau 0,86% menjadi ditutup pada US$1.882,30 per ons.
 
Akhir pekan lalu, Jumat (25/9), emas berjangka turun US$10,6 atau 0,56% menjadi US$1.866,30. Emas berjangka menguat US$8,5 dolar AS atau 0,45% menjadi US$1.876,90 per ons pada Kamis (24/9).

Sebelum itu, harga emas berjangka anjlok US$39,2 atau 2,05% menjadi US$1.868,40 pada Rabu (23/9). Hal tersebut mengikuti hari sebelumnya yang turun US$3 atau 0,16% menjadi US$1.907,60.
 
"Emas telah mulai memulihkan kerugian ketika dolar melemah kembali dan suku bunga riil telah turun tipis," kata analis Standard Chartered, Suki Cooper. "Ada banyak peristiwa risiko minggu ini yang bisa diambil emas, mulai dari debat pertama dari tiga debat calon presiden AS hingga data pengangguran dan inflasi." (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT