29 September 2020, 06:05 WIB

40 Universitas di Inggris Laporkan Kasus Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SEKITAR 40 universitas di Inggris telah mendapatkan laporan kasus covid-19 dan ribuan mahasiswa mengisolasi diri saat semester baru dimulai.

Melansir BBC, Senin (28/9), University of Aberystwyth adalah yang terbaru yang menangguhkan pengajaran tatap muka karena covid-19.

Tetapi, juru bicara perdana menteri Inggris mengatakan para mahasiswa akan tetap dapat pulang untuk liburan Natal.

Baca juga: Kanselir Jerman Khawatir dengan Lonjakan Cepat Kasus Korona

Di Skotlandia, Nicola Sturgeon menegaskan kepastian siswa dapat pulang saat Natal akan menjadi prioritas.

Partai Buruh mengatakan penundaan pembukaan universitas harus dipertimbangkan daripada mengambil risiko wabah covid-19 lebih lanjut dan isolasi diri bagi siswa.

Tidak ada angka resmi tentang wabah covid-19 di universitas dari otoritas Inggris, Office for Students atau Universities UK. Tetapi, pelacakan laporan lokal menunjukkan lebih dari 40 universitas telah memiliki kasus covid-19 sejauh ini, dari total sekitar 130.

Dengan tidak adanya informasi resmi, situs web seperti Unicovid, yang dijalankan akademisi, telah mengumpulkan data.

Di Wales, Universitas Aberystwyth mengatakan, mulai Senin, pengajaran langsung akan ditangguhkan sementara dan akan belajar secara daring.

Di University of Essex, sekelompok kasus telah dikaitkan dengan tim olahraga.

Di Manchester Metropolitan University, sekitar 1.700 mahasiswa telah diminta mengisolasi diri selama dua minggu setelah 127 dinyatakan positif terkena virus.

Universitas Glasgow disebut memiliki 600 mahasiswa yang diminta mengisolasi diri setelah 172 dinyatakan positif.

Queen's University Belfast--100 siswa telah diberitahu untuk mengisolasi diri setelah 30 kasus positif ditemukan.

Banyak universitas telah menjanjikan mahasiswa perpaduan antara pengajaran langsung dan daring. (BBC/OL-1)

BERITA TERKAIT