29 September 2020, 01:24 WIB

Wapres: Peran Pemuka Agama dalam Penanganan Pandemi Penting


Emir Chairullah | Humaniora

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengakui penanganan pandemi covid-19 belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Karena itu, dirinya mengajak seluruh pihak mencegah penularan virus covid-19 di tanah air.

“Perkembangan pandemi di seluruh dunia termasuk di Indonesia masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya menilai peran para ulama dan pemuka agama sangatlah penting, khususnya dalam upaya pencegahan penularan Covid-19," kata Ma'ruf saat  dalam penutupan Muktamar IV Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Senin (28/9).

Menurut Ma'ruf, pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat tidak bisa ditawar lagi. Baginya pengabaian terhadap protokol kesehatan akan berisiko tinggi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Karena itu Ma’ruf mengajak umat Islam dan masyarakat untuk selalu mematuhi kedisplinan dan kepatuhan terhadap protokol Kesehatan.

“Rasulullah menyatakan janganlah kalian membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain, membiarkan diri tertular berarti membahayakan diri sendiri, sedangkan menularkan penyakit kepada orang lain adalah membahayakan diri orang lain, perbuatan tersebut dilarang oleh agama," ungkapnya.

Walaupun kasusnya belum melandai, Ma'ruf menilai jumlah kesembuhan semakin meningkat. Menurutnya hal ini berkat kesiapan penanganan yang lebih baik oleh semua pihak.

Baca juga : Dua Minggu Luhut Tangani Covid-19, Satgas: Ada Penurunan Kasus

Lebih lanjut Wapres menyebutkan, pandemi Covid-19 juga berimplikasi ke sektor sosial dan ekonomi, baik aspek makro maupun mikro. Karenanya, dirinya mengajak ormas-ormas Islam untuk membantu penguatan ekonomi umat.

“Kita perlu memberikan perhatian dan turut serta mengawal usaha mikro dan kecil yang selama ini berkontribusi besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Walaupun pemerintah telah menyalurkan berbagai subsidi dan bantuan produktif kepada lebih dari 9 juta pelaku usaha mikro, Ma’ruf menilai perlunya kolaborasi dari semua pihak.

“Bantuan dan subsidi dimaksud tentunya harus diikuti dengan bimbingan dan pendampingan. Sehingga pemanfaatannya benar-benar bisa memperkuat daya tahan usaha mereka dalam masa sulit ini," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT