29 September 2020, 01:10 WIB

Langkah Mundur Juventus


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH Juventus Andrea Pirlo mengakui hasil imbang 2-2 melawan AS Roma, kemarin WIB, ialah sebuah kemunduran bagi timnya. 

Namun, Pirlo berdalih, timnya masih dalam proses untuk menjalani musim tahun ini dan belum sepenuhnya bugar. Juventus yang merupakan juara Seri A musim lalu tertinggal 1-2 di babak pertama dalam laga di Stadion Olimpico itu. 

Roma mampu mengambil keunggulan terlebih dahululewat penalti Jordan Veretout yang kemudian disamakan Cristiano Ronaldo, juga dari titik putih, di menit ke-44. Akan tetapi, Roma kembali memimpin berkat gol kedua Veretout di injury time sebelum turun minum. Ronaldo menyelamatkan satu poin untuk Bianconeri melalui sundulan di babak kedua.

“Ini langkah mundur, tetapi kami tim yang sedang dibangun. Kami tidak punya waktu untuk mencoba solusi apa pun di pramusim sehingga pertandingan ini ujian,” kata Pirlo.

Sementara itu, dari Liga Spanyol, penampilan apik diperlihatkan Ansu Fati saat Barcelona menang 4-0 atas Villarreal, kemarin. Saat tampil di Estadio Camp Nou, Fati berhasil menyarangkan dua gol di menit ke-15 dan ke-19.

“Penampilan Fati harus disorot. Saya sangat senang dengannya. Dia baru berusia 17 tahun dan memiliki banyak hal untuk ditingkatkan. Dia harus menemukan konsistensi  karena terkadang dia kurang konsentrasi,” kata pelatih Barcelona Ronald Koeman.

“Dia tidak begitu bagus ketika melawan Elche di Trofi Joan Gamper. Namun, hari ini (kemarin) dia hebat. Dia memiliki penampilan yang luar biasa. Saya senang dengannya. Bersama Pedri, mereka memiliki masa depan yang bagus,” ujarnya.

Pedri baru masuk pada menit ke-69, menggantikan Philippe Coutinho. Selama di lapangan, pemain kelahiran Spanyol itu mencatatkan 17 sentuhan dengan akurasi operan mencapai 92,9%. Di pertandingan lain, mantan pemain Barcelona Luis Suarez menjalani debutnya dengan gemilang di Atletico Madrid melawan Granada.

Suarez dimainkan pada menit ke-71, menggantikan Diego Costa. Walau baru dua hari berlatih dengan Atletico, Suarez langsung tampil menggigit. Dia mencetak dua gol dan satu assist. Atletico Madrid pun menang dengan skor 6-1 dari Granada.

Empat gol Atletico lainnya dicetak Diego Costa, Angel Correa, Joao Felix, dan Marco Llorente. Gol Granada dicetak Jorge Molina.


Bukan salah pemain

Bayern Muenchen secara mengejutkan kalah telak 1-4 saat dijamu Hoffenheim, Minggu (27/9) malam di laga lanjutan Bundesliga. 

Setelah melalui 32 pertandingan sebelumnya dengan kondisi tak terkalahkan, Die Roten harus mengakhiri pesta mereka di
kaki Hoffenheim. Kekalahan itu sangat di sayangkan mengingat Muenchen membuka kampanye Bundesliga 2020/2021 dengan mengalahkan Hertha Berlin 8-0.

Hasil itu membuat posisi Muenchen turun ke urutan keenam dengan tiga poin. Sebaliknya, Hoffenheim memuncaki klasemen dengan koleksi enam poin. Pelatih Munchen Hansi Flick mengatakan ada banyak alasan untuk kekalahan itu.  Namun, ia tidak bisa menyalahkan para pemainnya. “Kami memberi lawan terlalu banyak peluang dan kami tidak efektif di sisi ofensif seperti biasanya,” kata Flick yang memuji kualitas pelatih Hoffenheim, Sebastian Hoeness.

Kekalahan di tahapan awal Bundesliga juga pernah dirasakan Bayern pada musim 2011/2012. Kala itu, mereka membuka matchday 1 dengan hasil tak menyenangkan, takluk dari Borussia M’gladbach 0-1. Kini, kejadian hampir serupa terulang, dengan takluk di pekan kedua liga. (Goal/Marca/Skysports/R-3)
 

BERITA TERKAIT