28 September 2020, 21:50 WIB

Survey vs Poling Di Tanah Bumbu


Aries Wijaksena | Nusantara

TIM Pemenangan pasangan Zairullah Azhar dan Muh Rusli dalam pilkada Tanah Bumbu, Kalsel, menyebut pihaknya telah menggandeng dua lembaga survey, Indikator dan Charta Politika, untuk menilai peluang pasangan yang diusung.

Ketua Tim Pemenangan Zairullah Azhar–Muh Rusli, Rully Rozano, Senin (28/9) mengatakan survey telah dilakukan pada 10-19 September dan hasilnya diterima pada 24 September 2020.

"Hasil survey Charta Politika menyebut pasangan Zairullah Azhar-Muh Rusli mendapat 42,9%, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman 22,5%, dan Mila Karmila-Zainal Arifin 5,6%," katanya.

Adapun hasil survey Indikator menyebut pasangan Zairullah Azhar-Muh Rusli mendapat 59,8%, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman 20,1%, dan Mila Karmila-Zainal Arifin 1,5%.

Hasil ini berbanding terbalik dengan poling yang dilakukan Kalsel Research Center yang menyebut pasangan Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman meraup 1.101 suara (85,8%) dari 1.283 suara yang masuk, disusul pasangan Zairullah dan M Rusli dengan 139 suara (10,9%), dan pasangan Mila Karmila dan Zainal Arifin dengan 43 suara (3,4%).

Rully mengatakan, masyarakat harus bisa membedakan apa itu hasil survey dan poling. "Survey, apalagi yang dilakukan oleh lembaga kredibel, merupakan kajian yang bisa dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Beda dengan poling yang hanya bertanya ke sekumpulan orang tanpa ada metode yang jelas," katanya.

Rully berharap masyarakat tidak terkecoh dengan pernyataan-pernyataan menyesatkan tanpa ada fakta yang kuat sehingga merugikan citra peserta pilkada lainnya.

"Kami berharap tim pemenangan pasangan lainnya untuk bisa menggunakan lembaga-lembaga survey nasional dengan metodologi survey yang diakui secara akademis agar kita bisa saling mebandingkan hasil survey secara adil," tutupnya. (J-1) 

BERITA TERKAIT