28 September 2020, 19:36 WIB

E-Ticketing Bus, Menhub Ingin Moda Transportasi Aman dari Covid-19


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan sistem e-ticketing bus dan aplikasi lacak trans untuk masyarakat Jabodetabek pengguna transportasi.

"Dengan menggunakan sistem E-ticketing dan aplikasi lacak trans, kita harapkan dapat mengurangi risiko tertular covid-19," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jakarta, Senin (28/9).

Ia menyebut angkutan umum digunakan banyak orang sehingga perlu penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat salah satunya dengan memulai sistem berbasis teknologi.

Budi menjelaskan, sistem e-ticketing tersebut berfungsi untuk mencetak tiket atau boarding pass. Ada tiga fitur utama yaitu chek in AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), Chek in AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) dan Go Show adalah fitur pembelian tiket pada vending machine.

Baca juga : Bisnis Lion Parcel Melesat di Tengah Pandemi

Sedangkan aplikasi Lacak Trans merupakan sebuah aplikasi untuk masyarakat pengguna transportasi khususnya di wilayah Jabodetabek untuk memantau risiko penularan covid-19 baik di daerah mereka berada, di daerah yang akan mereka tuju.

Lalu masyarakat bisa memantau risiko penularan covid-19 di kendaraan yang akan mereka tumpangi, maupun di sepanjang rute jalan yang akan mereka lalui.

“Apabila kita tidak mematuhi protokol kesehatan dengan benar di sarana dan prasarana transportasi umum, tidak menutup kemungkinan adanya penularan akibat perpindahan virus melalui perantara sentuhan benda mati seperti tiket, uang tunai dan bentuk transaksi langsung lainnya," tutur Budi. (OL-7)

BERITA TERKAIT