28 September 2020, 15:10 WIB

5.772 Orang Terjaring Operasi Masker di Klaten


Djoko Sardjono | Nusantara

OPERASI penegakan protokol kesehatan terus digiatkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hasilnya, dalam satu pekan terakhir, sebanyak  5.772 orang terjaring karena tidak mengenakan masker.

Mereka dikenakan sanksi penahanan KTP selama 10 hari. Sementara yang tidak membawa identitas diri juga diharuskan melakukan kerja sosial, seperti menyapu jalan.

"Operasi masker digencarkan untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PMI, dan relawan," kata Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman, Senin (28/9).

Dari jumlah pelanggar yang terjaring operasi tersebut, sebanyak 3.909
orang dikenakan sanksi KTP ditahan 10 hari, dan 1.415 kerja sosial
bersih-bersih fasilitas umum. Di antara para pelanggar juga terdapat 448 pelajar.

"Khusus pelajar yang terjaring razia atau operasi masker, nama dan asal sekolah mereka dicatat untuk dilaporkan ke sekolah masing-masing," imbuh Rabiman.

Baca juga : Sejumlah Pegawai Bank di Sorong, Positif Covid-19

Menurut dia, ancaman covid-19 belum mereda. Karena itu, untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran virus yang mematikan itu operasi masker terus digencarkan di seluruh wilayah di Klaten.

"Operasi sekaligus sosialisai penggunaan masker adalah untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat mematuhi protokol pencegahan covid-19," tambahnya.

Sampai hari ini, total pasien covid-19 di Klaten mencapai 623 orang.
Sebanyak 496 sudah sembuh, 106 dirawat di rumah sakit serta isolasi mandiri, dan 21 meninggal dunia. (N-2)

BERITA TERKAIT