28 September 2020, 11:28 WIB

DMI: Masjid dan Musala Harus Bersih Dari Pilkada


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

PIMPINAN Pusat Dewan Masjid Indonesia mengeluarkan maklumat seruan kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang, ranting, DKM/Takmir Masjid dan Badan Otonomi DMI terkait pelaksanaan Pilkada 2020. Maklumat yang ditandangani oleh Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia, HM Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaruqutni menyatakan agar seluruh tingkatan pimpinan dan anggota DMI bersikap netral, tidak melibatkan DMI dalam arus dukung mendukung atau tentang menentang terhadap kepentingan politik, baik kepartaian maupun kontestan Pilkada.

"Agar seluruh masjid/musala disterilkan dari seluruh kegiatan kampanye politik kepentingan atau kepentingan politik kepartaian atau perorangan karena dapat mengganggu keutuhan dan keharmonisan jamaah atau umat," demikian isi maklumat diterima mediaindonesia.com, Senin (28/9).

Dewan Masjid Indonesia juga mengajak seluruh masjid/musala untuk disterilkan dari seluruh kegiatan kampanye politik kepentingan atau kepentingan politik kepartaian  dan perorangan. Karena dapat mengganggu keutuhan dan keharmonisan jamaah atau umat.

baca juga: Tegakkan Sanksi bagi Pelanggar Kampanye

Dewan Masjid Indonesia juga meminta masjid atau musala disterilkan dari berbagai atribut Pilkada, baik kepartaian atau banner para calon/kontestan, karena dapat memantik sentimen kelompok dan mengganggu kerukunan jamaah, umat dan masyarakat berskala luas. Termasuk  mengganggu kerukunan antaragama.

"Agar proses pemungutan suara dan TPS tidak ditempatkan di lingkungan masjid/musala, mengingat besarnya ancaman penularan cobid-19 dan demi terjaminnya keamanan serya kesehatan bersama." (OL-3)

BERITA TERKAIT