27 September 2020, 21:58 WIB

Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Kunci Penanganan Covid-19


Despian Nurhidayat | Humaniora

SENIN (28/9). Luhut Binsar Pandjaitan genap menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional selama dua pekan. Luhut sendiri ditugaskan langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk mengatasi permasalahan covid-19 di 9 provinsi Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, Luhut tengah memastikan agar masyarakat dapat disiplin melakukan protokol covid-19 demi mencegah terjadinya peningkatan kasus covid-19.

"Ke depan selain memastikan penegakan disiplin terhadap 3M di lapangan, Pak Menko juga terus memastikan implementasi protokol tata laksana klinis pasien covid-19 termasuk sosialisasi, dan monitoringnya. Para dokter yang tergabung di berbagai perhimpunan profesi juga ikut membantu sosialisasi dan implementasi di rumah sakit rujukan terutama di 8 provinsi," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (27/9).

Lebih lanjut, Jodi juga menegaskan bahwa Luhut akan mengkoordinasikam penyediaan obat-obatan maupun peralatan yang dibutuhkan para pasien penderita covid-19.

Baca juga : Besok, Penanganan Covid-19 di 9 Provinsi Prioritas Diumumkan

"Pak Menko juga terus mengkoordinasikan penyediaan obat dan alat yang dibutuhkan perawatan pasien covid-19 ini, terutama yang masih harus diimpor seperti remdesivir," kata Jodi.

Jodi menambahkan, penanganan covid-19 Indonesia terus menunjukkan tren positif meskipun pada Jumat (25/9) kemarin, angka kematian tembus di atas 10.000 kasus.

Menurutnya butuh kerja keras dari seluruh pihak agar wabah covid-19 di Indonesia segera berakhir. Salah satu kunci agar peningkatan kasus covid-19 dapat ditekan ialah disiplin protokol kesehatan.

"Pasien sembuh dari covid-19 terus menunjukkan tren peningkatan dari waktu ke waktu. Per Jumat (25/9), mencapai 73,5% dari total kasus. Capaian ini sekaligus menjadikan jumlah kasus aktif covid-19 menurun ke angka 22,6% atau 60.431 dari kasus terkonfirmasi," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT