27 September 2020, 21:16 WIB

Dubes Singapura Bantu Petani Lembang Jajaki Peluang Ekspor Sayuran


mediaindonesia.com | Ekonomi

Kelompok Tani Macakal akan berusaha memenuhi persyaratan standar sayur mayur ekspor terutama untuk peningkatan ekspor ke Singapura. Hal ini ditegaskan Ketua Kelompok Tani Macakal Triana Antri. Triana berjanji akan berusaha memenuhi persyaratan ekspor sayur mayur asal Lembang.

"Insha alloh kami sanggupi permintaan dan arahan pak Dubes, agar ekspor sayur mayur terwujud segera," kata Antri, Minggu (27/9).

Sebelumnya, Rabu lalu Kelompok Tani Mandiri Macakal Menemui Duta Besar Singapura guna menjajaki rencana ekspor sayur mayur asal Lembang ke Singapura yang dikelola Kelompok Tani Macakal, di Kantor Media Group, Jakarta.

Pertemuan berlangsung sederhana. Para anggota Kelompok Tani Macakal datang langsung dari lembang, Bandung barat, Jawa barat.

Triana mengatakan kelompok tani ini berusaha menjajaki dan mendalami ekspor langsung sayur mayur ke Singapura. "Kita ketemu pak dubes, siapa tahu ada peluang ekspor dan kerjasama denga pemerintah singapura," katanya bersemangat.

Menurut Antri, kelompok tani ini bukan dikelola korporasi besar tapi dikelola langsung oleh petani-petani muda asal Lembang. Saat ini menurut Antri, kelompok taninya telah mengekspor sayuran jenis baby buncis kenya namun dalam kapasitas yang kecil. "Baru 1 item yang kita ekspor ke Singapura lewat importir. Sementara kita masih punya 26 item sayuran yang siap ekspor," katanya.

Antri menambahkan, kelompok tani ini mengelola sekitar 22 hektare lahan sayur mayur. Dan akan terus berkembang ke wilayah lain seperti Bandung Barat, Sukabumi, Sumedang, dan Ciwidey.

Duta Besar Singapura, Suryopratomo mengapresiasi rencana Kelompok Tani Macakal untuk memperbesar ekspor sayur mayur ke Singapura. Namun menurutnya kelompok tani harus menjaga continuity dan kualitas produk sayur ekspor.

"Jika sayur mayur warga Singapura dipasok dari Lembang, ini prestasi luar biasa dan menambah kesejahteraan petani," Kata pria yang biasa disapa Tomi itu.

Namun menurut Tomi, petani harus membuat kemasan yang menarik agar sayur mayur yang masuk singapura terlihat menarik atau eye catching.

Tomi berjanji akan membantu para petani Macakal Lembang dengan membantu memasarkan sayur mayur ke Singapura. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT