27 September 2020, 09:11 WIB

Kasus Covid-19 Amerika Latin Lampaui Sembilan Juta


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

LEBIH dari enam bulan sejak kasus virus korona pertama terdeteksi di Amerika Latin, tercatat sudah lebih dari 9 juta kasus dan 330.000 kematian di wilayah tersebut, hingga Jumat. Menurut Anadolu Agency, kasus pertama dilaporkan 26 Februari di Brasil dan butuh waktu hingga Mei untuk mencapai 500.000 kasus. Empat bulan kemudian, kasus di Amerika Latin dan Karibia melewati angka 9 juta, demikian menurut Universitas Johns Hopkins. Bahkan ketika beberapa negara mulai mencatat sedikit penurunan infeksi.

Brasil, salah satu negara yang paling parah terkena pandemi, bersama dengan Amerika Serikat dan India, mencatat 729 kematian dalam 24 jam terakhir. Tercatat lebih dari 4,6 juta kasus sejak pandemi dimulai, sementara jumlah kematian resmi meningkat menjadi 140.537. Rio de Janeiro telah menjadi negara bagian yang terpukul paling parah kedua di Brasil, setelah Sao Paulo, negara bagian terpadat di negara itu.

baca juga: Uji Klinis Vaksin AS Tunjukkan Respons Kekebalan Kuat Lawan Korona

Cile melaporkan 2.222 kasus baru dalam 24 jam terakhir, jumlah tertinggi dari infeksi baru sejak akhir Juli, ketika berada dalam kurungan penuh. Negara ini telah mendaftarkan 453.868 infeksi dan 12.527 kematian. Meksiko mencapai 75.000 kematian akibat virus korona yang dikonfirmasi dan memiliki jumlah kematian tertinggi keempat di dunia.

Kolombia dan Peru juga tetap berada di antara 10 negara dengan kasus terbanyak di dunia. Dengan hampir 32.000 kematian, Peru memiliki tingkat kematian per kapita tertinggi akibat covid-19. (Bernama/OL-3)

BERITA TERKAIT