27 September 2020, 05:26 WIB

Tinggalkan Tiongkok Sejin Fashion Memilih Pati


Mir/AS/N-2 | Ekonomi

HARYANTO sangat percaya keampuhan investasi untuk membangun daerah. Karena itu, sejak terpilih kembali pada 2017, Bupati Pati, Jawa Tengah, itu, fokus membuat pemilik modal kepincut masuk ke daerahnya.

“Angka pengangguran di Pati terus turun karena investasi. Dari di atas 10% pada 2011, angkanya turun menjadi 3,61% pada 2019,” ujar Haryanto.

Kemarin, kabar baik bagi Pati ditiupkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. PT Sejin Fashion Indonesia, perusahaan asal Korea Selatan, sudah memastikan memilih Pati. Mereka memutuskan untuk merelokasi pabrik yang semula beroperasi di Tiongkok.

“Perusahaan yang bergerak di bidang garmen dan berorientasi ekspor itu diperkirakan akan melakukan investasi dengan nilai US$35 juta (sekitar Rp522 miliar),” ujarnya di Jakarta.

PT Sejin Fashion Indonesia ialah anak perusahaan Parkland Co Ltd, yang telah berinvestasi selama 15 tahun di Indonesia. Pabrik di Pati diperkirakan akan menambah lapangan kerja baru hingga 4.000-an orang.

“Ini kabar gembira. Sesuai arahan Presiden, kami diminta terus aktif mengejar perusahaan yang hendak merelokasi usaha dari Tiongkok dan beberapa negara lain. Hasilnya, setelah kunjungan ke Korea, ada satu lagi perusahaan akan relokasi ke Indonesia dari Tiongkok,” tambah Bahlil.

Selain menambah lapangan kerja, kata dia, investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara karena 100% hasil produksinya akan diekspor. Oleh karena itu, PT Sejin Fashion Indonesia meminta dukungan pemerintah Indonesia dalam rangka mempercepat proses relokasi ke Indonesia sehingga dapat segera beroperasi.

CEO Parkland Myeong-gyu Park optimistis anak perusahaan mereka dapat berkembang baik di Indonesia. Kegiatan
usaha Parkland di Indonesia selama ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Itu pula yang melatarbelakangi perusahaan merelokasi pabrik ke Indonesia.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala BKPM dan tim yang telah membantu kami dalam melakukan relokasi investasi ke Indonesia,” ujarnya.

Pati dinilai juga layak dipilih karena memberi banyak kemudahan untuk investor, dari perizinan, harga lahan yang murah, hingga upah pekerja yang relatif murah, Rp1,8 juta per bulan. (Mir/AS/N-2)

BERITA TERKAIT