26 September 2020, 23:05 WIB

RS UI Disiapkan sebagai RS Pusat Rujukan Covid-19


Zubaedah Hanum | Humaniora

TIM Task Force Kementerian Kesehatan memastikan kesiapan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) di Kota Depok, Jawa Barat, sebagai salah satu RS pusat rujukan covid-19.

"Sebagai Penyanggah Ibu Kota, Kota Depok diharapkan dapat menjadi pengurai kasus covid-19 serta memiliki fasilitas pelayanan kesehatan khusus untuk menangani kasus covid-19," sebut Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyatno,SpB, MARS dala rilis pers, Sabtu (26/9).

Saat ini, Kota Depok sendiri sudah memiliki 21 RS rujukan covid-19 dan menyiapkan 3 RS rujukan tambahan sesuai dengan SK Kemenkes. RS UI sendiri kapasitasnya dapat dikembangkan hingga sekitar 450 Tempat Tidur (TT) didekasikan untuk pelayanan khusus.

Sebelumnya RS UI telah menyiapkan 13 TT Intensif COVID dengan 5 Ventilator, 2 IGD Isolasi serta 42 TT untuk isolasi, yang berada di dua lantai yaitu lantai 13 dan 14 yang dikhususkan untuk melayani COVID.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes dr Cut Putri Arianie, MHKes mengingatkan, agar upaya pemeriksaan PTM tetap dilaksanakan guna mendeteksi penyakit yang berpotensi menjadi silent killer pada pasien covid-19 seperti hipertensi.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes juga memberikan bantuan berupa ventilator secara simbolis untuk membantu penanganan covid-19 dan Bahan Pangan Tambahan (BPT) kepada pemerintah Kota Depok.

Terkait dengan lokasi isolasi mandiri bagi warga tidak mampu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono mengaku telah menyiapkan fasilitas Wisma Atlet di Cilodong. “Di Kota Depok terdapat Wisma Atlet milik Kostrad yang memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 600, dan berdekatan dengan Batalyon kesehatan” jelasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT