26 September 2020, 21:15 WIB

Merespon Gus Mus, Mahfud: Polri Usut Pidana Dangdutan di Tegal


Cahya Mulyana | Nusantara

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta Polri mengusut tuntas para pihak yang bertanggung jawab dalam konser dangdut di Tegal, Jawa Tengah. Pasalnya acara hiburan yang diduga diinisiasi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susiloi ini berpotensi besar menjadi klaster baru Covid-19.

"Saya sudah meminta Polri untuk memproses hukum ini sebagai tindak pidana," kata Mahfud dalam akun media sosialnya, @mohmahfudmd, saat menanggapi kicauan KH Mustofa Bisri, mengenai konser tersebut, Jumat (25/9).

Ia mengaku menyayangkan konser yang digelar di tengah pandemi covid-19 ini tak mampu dicegah atau dibubarkan pihak keamanan. Mestinya kegiatan yang terlarang berdasarkan protokol kesehatan ini tidak boleh terjadi.

Selain proses hukum, Mahfud meyakini partai yang menaungi Anggota DPRD yang mensponsori acara ini akan menegur dan memberi sanksi tegas. Sebab seluruh partai politik sudah berkomitmen untuk mendukung penanggulangan covid-19 termasuk saat gelaran pilkada 2020.

"Saya yakin induk parpolnya juga bisa menindak sebab selain sudah berkomitmen di DPR, semua sekjen parpol dalam pertemuan dengan Pemerintah/KPU/Bawaslu tanggal 22/9/20 juga berkomitmen," pungkasnya.

Keterangan Mahfud itu menjawab pernyataan KH Mustofa Bisri melalui akunnya @gusmusgusmus. Tokoh agama asal Rembang ini menyertakan link berita mengenai konser dangdut yang gagal dihentikan aparat.

"Rakyat, minimal yang diwakili Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, telah meminta pemerintah menunda pilkada serentak. Tapi tampaknya pemerintah masih yakin dengan kemampuannya menjaga dan menanggulangi dampak pandemi. Kita khawatir yang yakin hanya yang di Atas sana. Di bawah seperti dalam berita ini?," pungkasnya.

Diketahui Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Wasmad Edi Susilo menggelar konser dangdut dengan alasan untuk memeriahkan acara pernikahan dan khitanan anaknya di Lapangan Tegal Selatan pada Rabu (23/9). Acara ini menarik banyak masyarakat yang datang dan menikmati sejumlah lagu yang dihidangkan para biduannya. (OL-4)

BERITA TERKAIT