26 September 2020, 19:25 WIB

Gelombang X Dibuka, Kuota Kartu Prakerja Terpenuhi


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, kuota peserta program Kartu Prakerja akan terpenuhi seiring dibukanya pendaftaran gelombang X pada Sabtu (26/9) pukul 12.00 WIB.

“Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020,” tutur Airlangga pada Sabtu di Bintan, Kepulauan Riau  dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (26/9).

Baca juga: Pelaksana Kartu Prakerja Tegaskan Besaran Insentif tetap Sama

Sejak digulirkan pada 11 April lalu, program Kartu Prakerja telah menyerap peserta hingga 98% atau 5.480.918 orang dari kuota tersedia sebanyak 5.597.183 orang. Sisa kuota sebanyak 116.261 orang akan diserap melalui pendaftaran gelombang X.

Hingga 25 September pukul 09.00 WIB, jumlah pendaftar melalui situs program Kartu Prakerja mencapai 30.044.167 orang atau hampir enam kali lipat dibandingkan dengan kuota penerima tahun 2020.

"Pendaftaran yang mudah ini sangat penting untuk memberikan akses yang luas bagi masyarakat terhadap aneka pelatihan dalam rangka mendukung cita-cita SDM Unggul, Indonesia Maju," ujar Airlangga.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 tahun 2020, setiap penerima Kartu Prakerja wajib menggunakan bantuan untuk mengikuti pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak menerima Kartu Prakerja. Jika uang pelatihan tidak menggunakannya sesuai dengan waktu yang ditetapkan,  kepesertaan mereka akan dicabut.

Hingga saat ini, sebanyak 189.436 orang atau 3,46% penerima manfaat Kartu Prakerja gelombang I hingga IX telah dicabut kepesertaannya. Dari pencabutan kepesertaan ini, uang senilai Rp672.497.800.000 telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN).

Komite Cipta Kerja, kata Airlangga akan memutuskan berapa dan kapan dana yang kembali ke RKUN ini akan dipulihkan dan dialokasikan kepada peserta lainnya.

Selama pandemi covid-19 merebak, program Kartu Prakerja bersifat semi bansos. Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pascapelatihan sebesar Rp2,4 juta. Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu 4 bulan dengan besaran Rp600 ribu setiap bulannya, serta insentif pascasurvei maksimal sebesar Rp150 ribu untuk 3 survei evaluasi. (Mir/A-1)

BERITA TERKAIT