26 September 2020, 18:20 WIB

Buntut Dangdutan Tegal Warga jalani Tes Swab dan Rapid


Supardji Rasban | Nusantara

BUNTUT Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah hajatan dengan menggelar konser ndangdut Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan pengambilan sampel swab dan rapid test terhadap ratusan warga dan petugas yang "terlibat" dalam konser ndangdutan tersebut, Sabtu (26/9/2020).

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penularan virus korona Swab dan rapid tes dilakukan di Puskesmas Bandung Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal yang yang tidak jauh dari lokasi konser ndandutan digelar, di kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo tersebut.

Seorang warga, Mudzakir, 52, menuturkan dirinya ikut swab dan rapid tes karena waktu kondangan dan khawatir tertular virus korona. "Saya ikut swab atas kesadaran sendiri karena sebelumnya ada pengumuman dari Pemkot Tegal kalau yang ikut kondangan dan nonton konser ndangdutan agar di-swab dan rapid tes," tutur Mudzakir.

Swab dan rapid tes itu dipantau langsung Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi, beserta sejumlah pejabat terkait. Jumadi menyampaikan datang ke Puskesmas Bandung Kecamatan Tegal Selatan itu untuk memastikan warga yang hadir dalam hajatan diswab dan dirapid tes.

"Bukan hanya keluarganya Pak Wasmad yang di-swab dan rapid tes tapi semua yang terklibat baik warga yang menonton maupun petugas TNI dan POLRI yang sempat melakukan pengamanan sebelum konser digelar," ujar Jumadi.

Ia berharap swab dan rapid tes yang dilakukan terhadap warga maupun petugas serta panitia hajatan hasilnya negatif, sehingga tidak menimbulkan kasus baru. "Hasilnya kan belu ada nanti dua atau tiga hari akan kita umumkan," ucapnya.

Acara pernikahan dan khitanan anak wasmad Edi Susilo/= yang digelar di Lapangan Tegal Selatan Rabu hingga Kamis (24/9/2020) dini hari sempat menjadi polemik dan dikecam warganet karena menampilan hiburan dandut yang mengundang kerumunan.

Wasmad sendiri berdalih hajatan yang digelarnya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat terhadap seluruh tamu undangan.

"Kami mohon maaf karena ternyata warga yang menonton banyak sekali," kata Wasmad. (OL-4)

BERITA TERKAIT