26 September 2020, 17:40 WIB

Orang Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal karena Leukemia


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

TIMOTHY Ray Brown, orang Amerika Serikat yang pernah dikenal sebagai ‘pasien Berlin’ yang pada 2008 menjadi orang pertama yang disembuhkan dari HIV, menderita kanker stadium akhir, menurut pasangannya.

"Timothy tidak sekarat karena HIV, hanya untuk memperjelas," kata rekannya, Tim Hoeffgen, kepada aktivis dan penulis Mark King, yang menerbitkan unggahan blog tentang masalah ini, Selasa lalu, seperti dilansir New Straits Times, Sabtu (26/9).

“HIV tidak ditemukan dalam aliran darahnya sejak dia sembuh. Virus itu hilang. Kematiannya karena leukemia. Ya Tuhan, saya benci kanker,” tambah Hoeffgen.

King mengatakan kepada AFP dia telah menghubungi pasangan itu melalui telepon Sabtu lalu. Brown, 54, menerima perawatan rumah sakit di rumahnya di Palm Springs, California.

"Saya akan terus berjuang sampai saya tidak bisa bertarung lagi," kata Brown kepada King.

Brown membuat sejarah medis dan menjadi personifikasi harapan bagi puluhan juta orang yang hidup dengan virus penyebab AIDS ketika ia sembuh lebih dari satu dekade lalu.

Dia belajar di Berlin pada 1995 ketika dia mengetahui dia telah terinfeksi. Kemudian, pada 2006, ia didiagnosis menderita leukemia, atau kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang.

Untuk mengobati leukemia, dokternya di Free University of Berlin menggunakan transplantasi sel induk dari donor yang memiliki mutasi genetik langka yang membuatnya kebal terhadap HIV, dengan harapan hal itu dapat menghapus kedua penyakit tersebut.

Dibutuhkan dua prosedur yang menyakitkan dan berbahaya, tetapi berhasil: pada 2008 Brown dinyatakan bebas dari dua penyakit tersebut, dan pada awalnya dijuluki ‘Pasien Berlin’ pada konferensi medis untuk menjaga anonimitasnya.

Dua tahun kemudian, dia memutuskan untuk memecah kebisuannya dan kemudian menjadi figur publik, memberikan pidato dan wawancara dan memulai yayasannya sendiri.

"Saya adalah bukti hidup mungkin ada obat untuk AIDS," katanya kepada AFP pada 2012. "Sangat luar biasa, bisa disembuhkan dari HIV."

Tahun lalu, orang kedua diumumkan sembuh dari metode yang sama. Awalnya disebut ‘pasien London’, dia kemudian mengumumkan identitasnya sebagai Adam Castillejo. (AFP/OL-4)

BERITA TERKAIT