26 September 2020, 13:57 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Muncul Klaster Perkantoran di Kota Sorong


Martinus Solo | Nusantara

KASUS positif covid-19 terus meningkat di Kota Sorong, Papua Barat, jumlahnya sudah mencapai 671 orang dan akibatnya menimbulkan klaster perkantoran.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Sorong Rudy Laku mengatakan transmisi lokal terus terjadi, bahkan sudah memunculkan klaster perkantoran.

"Sudah ada klaster perkantoran seperti perbankan, ada empat perbankan yang sudah melapor. Mengenai jumlahnya yang terpapar, kita belum tahu pasti," ujar Rudy Laku saat merilis perkembangan covid-19 di Posko Satgas Covid-19 Kota Sorong, Sabtu (26/9).

Baca juga: Sembuh, 12 Pasien Covid-19 di Sorong Selatan Diizinkan Pulang

Rudy mengatakan hingga saat ini Orang Tanpa Gejala (OTG) yang ditangani di Diklat Kampung Salak berjumlah 71 orang. Bahka, tempat karantina tersebut sudah overkapasitas.

"Saat ini di Diklat Kampung Salak telah menangani  71 OTG dan kapasitas di Diklat saat ini sudah penuh. Kami sedang meningkatkan kapasitas dengan membuka atau merehab beberapa gedung lagi yang ada didalam Diklat, dan itu butuh waktu satu atau dua minggu ini untuk persiapannya," jelas Rudy.

Selain itu, penanganan pasien covid-19 di RS. Sele Be Solu juga sudah overkapasitas. Oleh karena itu, Rudy mengimbau warga agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran covid-19.(OL-5)

BERITA TERKAIT