26 September 2020, 12:40 WIB

Sejak 2016, Ada 157 Pegawai KPK yang Resign


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

PELAKSANA Tugas Juru Bicara Penindakan Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengungkapkan ada 157 pegawai lembaga antirasuah tersebut yang telah mengundurkan diri atau resign sejak 2016 hingga sekarang.

Menurutnya, pengunduran diri itu merupakan hal yang wajar bagi sebuah oranisasi atau lembaga, termasuk KPK. Ali mengatakan alasan ratusan pegawai itu mengundurkan diri beragam.

"Namun, lebih banyak karena ingin mengembangkan karir di luar instansi KPK," kata Ali melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/9).

Baca juga : Ghufron: Pejuang Tak Akan Tinggalkan Gelanggang

KPK, lanjutnya, mendukung pegawai yang ingin mengembangkan diri di luar organisasi. Bahkan ia mengatakan KPK mendorong para 'alumni'nya menjadi agen antikorupsi dengan bekal pengalaman kerja di KPK.

"Keputusan untuk keluar dari lembaga atau bertahan di lembaga untuk tetap berjuang dari dalam menjaga KPK sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di tengah kondisi yang tidak lagi sama, adalah pilihan yang kami semua pahami sama-sama tidak mudah," ujar Ali. (P-5)


Berikut data pegawai KPK yang mengundurkan diri sejak 2016-2020

1. Tahun 2016 sebanyak 46, terdiri dari Pegawai Tetap 16 dan Pegawai Tidak Tetap 30

2. Tahun 2017 sebanyak 26, terdiri dari Pegawai Tetap 13 dan Pegawai Tidak Tetap 13

3.Tahun 2018 sebanyak 31, terdiri dari 22 Pegawai Tetap dan 9 Pegawai Tidak Tetap

4. Tahun 2019 sebanyak 23, terdiri dari 14 orang Pegawai Tetap dan 9 orang Pegawai Tidak Tetap

5. Tahun 2020 (Januari-September) ada 31 terdiri dari 24 Pegawai Tetap dan 7 Pegawai Tidak Tetap.

BERITA TERKAIT