26 September 2020, 08:55 WIB

DPRD DKI: Isolasi Mandiri Warga Mampu Bisa Kurangi Beban Faskes


Hilda Julaika | Megapolitan

KETUA Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah mengatakan kebijakan isolasi mandiri untuk warga mampu dengan tanpa gejala (OTG) bisa mengurangi beban fasilitas kesehatan. Seperti lokasi-lokasi yang selama ini digunakan untuk isolasi yakni rumah sakit, Wisma Atlet hingga Gelanggang Olahraga (GOR).

"Setuju, harusnya memang dari awal bagi yang rumahnya memungkinkan buat isolasi mandiri tidak perlu di rumah sakit atau Wisma Atlet," kata Ida kepada Media Indonesia, Sabtu (26/9).

Ia menambahkan, meskipun sudah disediakan beberapa GOR di Jakarta kemampuan keterisiannya terbatas. Dengan begitu, isolasi mandiri bagi warga yang mampu dan rumah yang layak untuk isolasi bisa menjadi alternatif.

"Kemampuan GOR berapa banyak? Tetap saja kalau saya bilang bagi warga yang rumahnya memungkinkan isolasi mandiri dan tetap diawasi oleh petugas lebih baik," imbuhnya.

Baca juga: DKI Siapkan Hotel Berbayar untuk Isolasi Mandiri Warga Mampu

Sebagai informasi, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kini warga terpapar covid-19 tanpa gejala dan memiliki rumah yang memadai untuk isolasi mandiri bisa melakukan isolasi mandiri di rumah tanpa harus ke RS Wisma Atlet Kemayoran.

Warga mampu yang memiliki rumah cukup besar dan memiliki kamar terpisah dari keluarga yang lainnya bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Ketentuan ini disebabkan kemampuan finansial warga DKI yang sangat heterogen.

Sementara itu, dalam menentukan apakah warga bisa melakukan isolasi di rumah, Widyastuti memaparkan puskesmas setempat juga akan melakukan asesmen terhadap rumah warga dan kesiapan keluarga untuk menjalankan protokol kesehatan selama menjalani isolasi mandiri.

"Asesmen dibantu oleh Gugus Tugas RW. Mereka nanti memantau kelayakan rumah, prilaku aktivitas sehari-harinya, aktivitas warga yang terpapar," terangnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT